BAUBAU, BP- Bangunan kantor Kecamatan Murhum yang masih digunakan saat ini akan dialihfungsikan menjadi Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Pasalnya dalam waktu dekat, kantor Kecamatan Murhum akan berpindah ke bangunan yang baru.
Kabid Rehabilitasi Dinas Soaial (Dinsos) Baubau Makmun mengatakan, pemanfaatannya akan direalisasikan sekitar Januari 2020. Saat ini RPCT masih mengontrak salah satu rumah di Kota Baubau.
“Nanti gedungnya itu sendiri akan dipakai eks kantor kecamatan Murhum,” katanya saat ditemui, Rabu (17/07).
Namun sebelum ditempati secara resmi, bangunan tersebut perlu dilakukan sejumlah pembenahan, untuk mendukung pelayanan para klien yang mengalami trauma.
“Untuk tahun 2020 nanti kita masih urus dulu fasilitas mobiler pendukungnya, seperti tempat tidurnya, maupun kelengkapan di dalam rumah itu,” katanya.
Sementara untuk daya tampung RPCT, belum dapat dipastikan. Bisa jadi dalam sebulan tidak ada klien, atau bahkan melebihi di luar perkiraan.
Selain itu, untuk perbaikan gedung maupun penambahan fasilitas lainnya akan diusulkan dalam APBD Kota Baubau. Namun pihaknya lebih memprioritaskan fasilitas di dalamnya.
“Di tahun 2020 itu kita belum bicara rehab, kita bicarakan dulu gimana fasilitas dengan makan minumnya klien,” jelasnya.
Pihaknya juga akan melakukan pengawasan esktra ketat 1×24 jam terhadap RPTC agar tetap steril dan juga tidak sembarang orang yang masuk di dalamnya.
Menurut Makmun, pengadaan RPCT Kota Baubau baru pertama kali ada di wilayah Kepulauan Buton. Sehingga untuk perawatan bagi penderita trauma dapat dilakukan di Kota Baubau.
“Saya perkirakan itu di wialaya kepton kemungkinan baru Baubau yang punya (RPCT-red). Jadi mungkin kita bisa rujukan dari kabupaten tetangga,” tandasnya.
Fungsi dari RPCT kata Makmun, untuk membina mental maupun fisik dari penderita trauma. Pihaknya mengakui, jika fasilitas yang ada saat ini belum begitu memadai, sehingga jika ada klien yang memerlukan perawatan lebih lanjut, dapat dirujuk ke RPCT provinsi.
“Kalau misalnya kita belum punya fasilitas pendukung atau SDM, kita buatkan rekomendasi untuk diantar ke kendari untuk direhabilitasi yang mempunyai fasilitas lengkap,” tutupnya. (#)
Peliput: LM Syahrul

