F01.1 Pelaku pembunuh presenter TVRI Aditya saat digelandang ke Polresta Kendari
  • Motifnya Sakit Hati Pernah Dilecehkan

KENDARI, BP – Tim Buser 77 Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan presenter TVRI Sulawesi Tenggara (Sultra) Abu Saila Alias Aditya yang juga ASN di Dinas Parawisata Sultra. Jenazahnya ditemukan di selokan Jalan Raya Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kendari Minggu (21/07).

Tidak berselang lama, terduga Pelaku Achfi Suhasim (29) ditangkap pukul 15.00 Wita pada hari yang sama di sebuah kamar kos Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia Kota Kendari.

Kapolresta Kendari AKBP Jemi Junaidi mengungkapkan, dari penyelidikan sementara pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 21.00 wita. Pelaku langsung meninggalkan korbannya usai melakukan perbuatannya.
“Sekitar pukul 21.00 Wita pelaku mengeksekusi korban ini di tempat dimana korban ditemukan, yaitu di Jalan Syech Yusuf,” ungkap Jemi Junaidi dalam konferensi persnya di ruang Satreskrim Polresta Kendari.

Dikatakan, dari pengakuan terduga pelaku motif pembunuhan didasari rasa sakit hati terhadap korban. Pelaku pernah dilecehkan oleh korban secara fisik.

“Soal dilecehkan bagaimana, kami masih selidiki lagi pelaku,” terangnya.

Lanjut Kapolres, pelaku Achfi Suhasim melakukan aksinya di dalam kendaraan milik korban. Kemudian korban lompat keluar dan jatuh di selokan tempat jasadnya ditemukan.

“Melihat kejadian itu, pelaku langsung lari membawa mobil dan diparkir di SMA 9 depan Taman Perombua,”
sebutnya.

Dalam penyelidikan, pelaku diketahui menghabisi nyawa korban menggunakan badik yang dihunus ke perut korban.
Namun barang bukti badik itu telah dibuang di pinggiran Kendari Beach, sehingga polisi akan melakukan pencarian.

Polisi sudah menyita barang bukti lainnya berupa pakaian pelaku saat mengeksekusi korban, dan handphone yang digunakan pelaku untuk berkomunikasi dengan korban.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Dokter Forensik Polda Sultra Kompol Dr dr Mauluddin SPF MH, dalam hasil visum yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Dokter Raja, pihaknya bersama ahli Forensik Kedokteran UHO, korban diperkirakan tewas sekitar pukul 24.00 Wita. Kematiannya disebabkan luka tusuk di perut yang dilakukan berkali kali

Peliput: Risnawati

Visited 1 times, 1 visit(s) today