Ir Tamrin: Gambaran Kesejatraan Dari Suatu Daerah
WAKATOBI,BP – Kabupaten Wakatobi telah diakui sebagai salah satu daerah lumbung pangan umbi-umbian yang melimpah serta memiliki potensi di bidang perikanan. Sehingga teruntuk ketersedian pangan, Kabupaten Wakatobi tidak diragukan.
Hal ini diungkap Kepala Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Wakatobi saat dikonfirmasi koran ini disela-sela kesibukannya, Jumat (02/08). Terkait lumbung pangan, Wakatobi memiliki produksi umbi-umbian yang kuat.
“ Tanpa beras wakatobi bisa hidup. Setelah itu kita juga punya ikan, karena kita memiliki potensi dibidang perikanan, jadi berbicara pangan di wakatobi jangan kita ragukan,” ungkapnya.
Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi memiliki visi menjadi daerah maritim yang sejaterah dan berdaya saing. Merujuk pada Visi tersebut, ada beberapa misi yang harus diprioritaskan untuk mewujudkan terget itu salah satunya ialah pengembagan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penigkatan neraca kesehatan masyarakat.
“ Kita diketahanan pangan ada pada nomor dua tersebut, yang diukur disitu adalah ketersedian perhari, kosumsi energi setiap hari atau kebutuhan energi perkapita itu didalam Nerca Bahan Makan (NBM) itu adalah energi dan protein,” ulasnya.
Dikatakannya, masyarakat Wakatobi dalam mengkosumsi Protein dan energy, diukur dalam NBM berdasarkan hasil penelitian bersama pihak Provinis Sultra sebesar 3136, hal tersebut merupakan capaian diatas rata-rata nasional. Pasalnya Wakatobi memiliki produksi ikan dan umbi-umbian yang banyak.
“ Dan hal tersebut merupakan gambaran kesejatraan dari suatu daerah. Dan ini bukan kami karang-karang namun hasli dari NMB sendiri,” jelasnya.
Selain umbi-umbian, juga ada beras yang menjadi menu makanan pokok cukup tinggi dikalangan masyarakat Wakatobi, sehingga Dinas Ketahanan Pangan berupaya mengajak masyarakat untuk menurunkan pengonsumsian beras.
” Karena kita memiliki produksi umbi-umbian yang cukup tinggi,” tandasnya.
Peliput: Zul PS

