F01.3 Walikota Baubau AS Tamrin saat melepas truk yang berisikan logistik Bulog dalam launching KPSH

BAUBAU, BP- Stabilkan harga pangan jelang Idul Adha, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Bulog Sub Divre Kota Baubau melaunching Ketersediaan Pasokan Stabilitas Harga (KPSH), di Aula Kantor Walikota Baubau, pada jumat (02/08).

Launcing yang diresmikan Walikota Babau Dr HAS Tamrin MH itu, turut dihadiri Kepala Bulog Sub Divre Sultra Sultra Ermin Tora, dan sejumlah lurah se Kota Baubau.

Kepada segenap awak media, Ermin mengaku, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menangkal gejolak harga pangan jelang Idul Adha. Dengan harapan, ketersediaan pangan saat Idul Adha nanti aman.

“Program ini mencegah jangan sampai terjadi gejolak harga. Saat ini kami melakukan pendistribusian baik kepada mitra, kepada toko pangan kita yang ada di pasar, kemudian di Rumah Pangan Kita (RPK),” ungkapnya.

Selain itu, kata Ermin, kegiatan tersebut menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Sosial (Mensos) terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat. Diharapkan, penyalurannya tepat sasaran.

“Yang kedua itu dalam rangka terkait surat edaran Mensos dalam hal penyaluran beras untuk program BPNT. Karena untuk beras BPNT itu menggunakan beras bulog,” katanya.

Dipastikan, stok beras bulog di Prov Sultra aman hingga akhir tahun. “Untuk stok saat ini di Sultra itu ada 18 ribu ton. Ini cukup sampai akhir tahun. Kami juga memiliki komoditi gula dan minyak goreng, itu stoknya masih ada,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Bulog juga akan mendistribusikan bawang jika terjadi gejolak harga. Namun berdasarkan pantauan, harga dan stok komoditas bawang di Kota Baubau masih tergolong aman.

“Kami di Kendari ada stok (bawang-red) cukuplah untuk mendistribusikan di Kota Baubau, kalau ada gejolak kami langsung pasok,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Baubau AS Tamrin dalam sambutannya menginginkan, agar para lurah dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat terkait program tersebut. Masyarakat harus tahu kondisi pangan di Kota Baubau saat ini.

“Kita ini sebentar lagi menghadapi lebaran, jadi masyarakat harus tahu, informasi ini harus disampaikan ke masyarakat,” imbaunya kepada lurah yang hadir.

Menurutnya, ketersediaan pangan di Kota Baubau harus diperhatikan dengan baik, mengingat Kota Baubau merupakan pusat pendistribusian pangan untuk kabupaten di sekitarnya.

“Ketersediaan pangan itu tidak boleh kita pandang sebelah mata, karena di sini itu pusat sirkulasi distribusi barang-barang, kadang-kadang pembeli kita itu tidak diprediksi. Saya harapkan ini tetap sasaran nanti, tepat jumlah, dan tepat waktu,” pungkas orang nomor satu di Kota Baubau itu.

Peliput: Gustam

Visited 2 times, 1 visit(s) today