BAUBAU, BP- Siswi SMPN 4 Baubau Cantika Putri Salsabila, masuk 10 besar dalam ajang Festival Literasi Nasional, cabang Cipta Cerpen, yang diselenggarakan pada 25-29 Juli 2019 lalu, di Jakarta.
Menanggapi hal itu, Kepala SMPN 4 Baubau Bariun SPd MPd saat dikonfirmasi Baubau Post pada beberapa waktu lalu, mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih anak didiknya, meski baru sampai pada 10 besar.
Tidak hanya itu, ia juga mengapresiasi kinerja para guru pembina yang telah memberikan pelatihan secara intensif sejak jauh hari, sebelum dimulainya kompetisi Festival Literasi. Hal itu digenjot untuk memaksimalkan persiapan siswa guna menghadapi sejumlah kompetisi/lomba berskala Nasional.
” Jauh hari sebelumnya, kami sudah menyiapkan bekal untuk anak-anak kami yaitu sejak mereka menduduki bangku kelas delapan. Namun, sekolah tetap hasil yang telah diraih oleh siswa kami, serta mengapresiasi kinerja teman-teman guru pembina yang telah memberikan pembinaan secara intensif,” jelasnya.
Bariun menyadari kerasnya persaingan di tingkat Nasional, pasalnya seluruh peserta yang diutus pada kompetisi tersebut merupakan siswa berprestasi yang menjadi perwakilan terbaik pada masing-masing provinsi.
” Komptesi di tingkat Nasional sangat ketat, diikuti oleh peserta berprestasi yang menjadi perwakilan terbaik ditiap-tiap provinsi sehingga kami baru berhasil masuk 10 besar,” ungkapnya.
Kendati demikian, ia berharap agar prestasi yang telah diraih anak didiknya, dapat memotivasi siswa lain khususnya di kelas VII dan VII. Sehingga ditergetkan pada tahun berikutnya sekolah dapat mengutus beberapa peserta bakal menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) guna mengikuti kegiatan serupa, dengan pencapaian yang lebih baik.
” Mudah-mudahan prestasi ini dapat memotivasi adik-adik di kelas tujuh dan delapan, sehingga dapat mengikuti seleksi tahun mendatang,” tandasnya.
Ditambahkan, siswa SMPN 4 Baubau yang mengikuti ajang Festival Literasi Nasional tidak hanya Cantika Putri Salsabila kelas IX.1. Melainkan, juga ada LM Andika Farisal kelas IX.3 pada cabang Story Telling, namun hanya masuk pada nominasi 20 besar. (*)
Peliput: Arianto W

