WAKATOBI, BP – Kabupaten Wakatobi mendapatkan pengakuan Top Poin dari Asosiasi Kapal Layar sebagai tempat persinggahan terbaik, karena memiliki potensi bawah laut yang kaya dengan 750 spesies karang serta memiliki khasana budaya yang masih kental.
Hal itu diungkapkan Bupati Wakatobi H Arhawi SE MM saat membawakan sambutannya pada acara pembukaan Festival Tindo Meleko II yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Dikatakannya, perolehan tersebut berkat partisipasi dan kerja keras semua pihak.
“ Kita menyelenggarakan event ini sejak dari pemimpin sebelumnya dan saya melanjutkannya, kita telah mendapat pengakuan dari persatuan kapal Layar. Wakatobi bukan hanya menjadi Destinasi Wisata tetapi juga menjadi Top Poin,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Top Poin merupakan sebuah pengakuan dari Asosiasi Kapal Layar, karena telah menjadikan Pulau Wakatobi sebagai tempat persinggahan yang ideal untuk berlabuh lama karena memiliki potensi, tidak hanya sebagai destinasi wisata maupun potensi bawah laut yang kaya, melainkan juga memiliki berbagai kasanah budaya yang masih kental.
“ Kita miliki bisa memberikan perpanjangan Visa terhadap saudara-saudara dari luar Negeri, yang menggukanan kapal layar sehingga mereka akan lebih senang untuk singgah di Wakatobi dari pada di kabupaten lain, yang kadang-kadang bila Visanya mati maka tidak bisa diperpanjang sehingga harus kembali ke Wakatobi,” jelasnya.
Ditambahkan, daerah yang mendapatkan kebijakan untuk memperpanjagan Visa ataupun Paspor khususnya di Sulawesi tenggara (Sultra) ialah Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Wakatobi. Itulah sebuah pengakuan besar yang telah diraih atas kerja dan usaha dari semua pihak dalam memperkenalkan Wakatobi.
“ Bukan hanya potensi bawah lautnya tetapi juga didalamnya terdapat pelayanan yang kita persembahkan untuk setiap orang yang datang ke sini, khususnya bagi saudara-saudara kita yang berasal dari mancanegara. ” tutupnya.
Peliput: Zul PS

