F4.3 Pelatihan Jurnalistik dan Fotigrafi yang digelar Diskominfo BaubauPelatihan Jurnalistik dan Fotigrafi yang digelar Diskominfo Baubau
Tingkatkan Profesionalitas Kerja

BAUBAU, BP- Tingkatkan profesionalitas dalam bekerja, puluhan wartawan dari berbagai media di Kota Baubau mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Fotografer di salah satu hotel di Kota Baubau, rabu (28/08).

Kegiatan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Baubau itu, turut di hadiri sejumlah mahasiswa dan terbuka untuk umum, dengan jumlah peserta 100 orang.

Dibuka resmi Asisten Adminitrasi Umum (Asisten III) Setda Baubau Sarafa, pelatihan tersebut menghadirnya wartawan senior yang kini menjabat sebagai Dirut di salah satu media cetak Kota Baubau, Ramli Akhmad sebagai pembicara.

Dalam sambutannya, Sarafa mengatakan, keterbukaan informasi saat ini menjadikan masyarakat bergerak cepat dalam mengawasi kinerja pemerintah. Untuk itu, masyarakat diminta jeli dalam menganalisa berita, agar tidak terprovokasi isu HOAX.

“Informasi menjadi bagian dari hak masyarakat, sehingga dengan keterbukaan informasi saat ini, maka masyarakat dapat menjadi kontrol pelaksanaan dan pembangunan pemerintah,” katanya.

Sarafa mengimbau kepada penggiat berita di Kota Baubau agar lebih profesional lagi dalam bertugas. Kedepankan etika dan idealisme kerja dalam menjaga nama baik media yang digelutinya masing-masing.

“Dalam keterbukaan informasi, harus tetap sesuai koridor hukum, profesional, dan bertanggung jawab, jangan sampai keterbukaan informasi disalah gunakan. Ini menjadi tugas kita bersama, dalam mewujudkan keterbukaan informasi yang profosional,” tuturnya.

Kadis Kominfo Baubau Sadarman menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan profesionalitas kerja wartawan. Sehingga wartawan lebih independen dalam membuat berita.

“Kegiatan ini supaya para jurnalis bisa meningkatkan potensi mereka, agar lebih berimbang lagi dalam pembuatan berita,” ungkapnya.

Sementara itu, Ramli Akhmad, selaku wartawan senior menegaskan kepada juniornya peserta pelatihan tersebut, untuk mengedepankan etika dalam peliputan berita.

“Saya tegas kepada wartawan, itu yang menyangkut profesionalitas, kalau ada yang ikut partai politik atau organisasi lainnya, itu saya pecat, karena apa, karena di situ kita dinilai. Kita harus konsisten pada profesi kita. Utamakan profesionalitas,” imbaunya. (*)

Peliput: Gustam

Visited 2 times, 1 visit(s) today