F01.5 La JamanLa Jaman

BAUBAU, BP- Menanggapi isu yang beredar terkait keluhan masyarakat yang resah dengan kebijakan beberapa sekolah negeri di Kota Baubau, mengenai dugaan adanya iuran komite berkodok sumbangan sukarela dengan mematok nominal harga mulai dari Rp 300 hingga Rp 400 Ribu per-siswa.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Wilayah Kerja Kota Baubau-Buton Selatan (Busel) La Jaman saat dikonfirmasi Baubau Post, Rabu (04/12) mengatakan, dirinya belum menerima laporan masuk terkait informasi miring tersebut.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa akan memanggil seluruh kepala sekolah untuk mengklarifikasi dugaan iuran komite tersebut.

” Saya belum dengar informasi soal itu, namun besok saya akan panggil seluruh kepala sekolah untuk mengklarifikasi hal ini,” terangnya.

Tidak hanya itu, La Jaman mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua siswa agar tidak sungkan membangun koordinasi dengan pihak KCD Dikbud Provinsi Sultra, apa bila ditemukan adanya kejanggalan dalam kebijakan sekolah yang sifatnya merugikan masyarakat, salah satunya dugaan iuran komite yang dijalankan tanpa persetujuan masyarakat.

” Untuk masyarakat, jangan sungkan melaporkan hal-hal seperti itu ke KCD Dikbud Sultra, jangan takut. Sebab, kalau mereka hanya diam-diam meratapi keresahannya, kita tidak akan tahu bahwa ada masalah di sekolah itu,” tutupnya.

Peliput: Arianto W

Visited 2 times, 1 visit(s) today