BAUBAU, BP- Beberapa waktu terakhir, sejumlah siswa yang bolos terjaring oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Baubau, hal itu sangat disayangkan oleh Wakil Walikota Baubau. Ia menginginkan agar peran orang tua murid dan pihak sekolah lebih aktif mengawasi kegiatan para generasi muda kota Baubau itu.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse SPd, Rabu (04/12).
“Sangat kita sayangkan memang, karena saya kira untuk hal seperti itu ada dua hal yang perlu kita keritisi, baik itu institusi keluarga karena keluarga itu sekolah pertama bagi anak, dan sekolah itu sendiri formal,” katanya kepada sejumlah media.
Dikatakan, melalui pendekatan secara keluarga ataupun dari sekolah, maka akan memperkuat pondasi pendidikan anak baik di tingkat keluarga, maupun di tingkat pengawasan sekola saat jam berlangsung.
“Saya kira di kedua tempat inilah kita mencoba melakukan pendekatan, kita mengajak orang-orang tua kita forum orang tua di masing-masing di sekolah, mencoba membantu memperkuat pendidikan anak itu di tingkatan rumah, begitu juga dengan guru pada pengawasannya pada jam-jam sekolah itu di perketat,” ungkapnya.
Lanjut Monianse berharap, agar pihak sekolah secara intens memantau keberadaan siswanya, sejak di mulainya jam pelajaran hingga di waktu siswa meninggalkan sekolah.
“Saya kira akan menjadi pelajaran kita semua, jadi sekolah juga pasti kita akan sampaikan untuk benar-benar memantau siswanya pada jam sekolah, kadang-kadangkan siswa mengunakan jam sekolah karena itu di luar pantauwan orang tuanya,” jelasnya.
Ia menambhakan, dengan pengawasan ketat dari pihak keluarga dan sekkolah, maka tidak ada celah bagi para siswa berkeliaran saat jam-jam sekolah, karena sudah ada pantauwan khusus yang di lakukan baik dari orang tua maupn dari pihak sekolah.”Tetapi kalau orang tuanya ketat guruhnya juga ketat, saya kirah anak itu bisah lebih terawasi,” pungkasnya.
Peliput: LM Syahrul

