Fahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di MTQ Sultra MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang Melaju ke Final, Kepala Kemenag Busel H Khalifah Optimistis Buton Selatan Tambah MedaliFahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di MTQ Sultra MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang Melaju ke Final, Kepala Kemenag Busel H Khalifah Optimistis Buton Selatan Tambah Medali

UNAAHA, BAUBAUPOST.COM  – Kafilah Kabupaten Buton Selatan membuka peluang besar menambah koleksi prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara setelah empat cabang lomba berhasil menembus babak final. Dari empat nomor tersebut, cabang Fahmil Qur’an Putri lebih dahulu mempersembahkan medali emas bagi daerah usai menjadi juara pertama pada babak final yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Konawe, Sabtu (27/6/2026). “Fahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang Melaju ke Final, Kepala Kemenag Busel H Khalifah Optimistis Buton Selatan Tambah Medali,”

Fahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di MTQ Sultra MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang Melaju ke Final, Kepala Kemenag Busel H Khalifah Optimistis Buton Selatan Tambah Medali
Fahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di  MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang Melaju ke Final, Kepala Kemenag Busel H Khalifah Optimistis Buton Selatan Tambah Medali

Keberhasilan itu diraih setelah tim Fahmil Qur’an Putri tampil meyakinkan saat menghadapi utusan Kabupaten Bombana dan Kabupaten Konawe Selatan. Kekompakan, ketelitian, serta kecepatan menjawab soal menjadi faktor yang mengantarkan tim Buton Selatan keluar sebagai pemenang dan menyumbangkan emas perdana bagi kafilah.

Sementara itu, tiga cabang lainnya yang juga memastikan tiket ke partai puncak ialah Qiraat Murattal Dewasa Putra, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putra, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri. Ketiga finalis tersebut dijadwalkan kembali bertanding untuk memperebutkan medali terbaik pada MTQ XXXI Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Kabupaten Konawe.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Selatan H Khalifah mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh peserta, pelatih, official, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan masyarakat. Menurutnya, prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan pada arah yang tepat.

3 4

“Panggung MTQ ini bukan sekadar tentang siapa yang paling lantang membaca atau paling cepat menjawab. Ini tentang ikhtiar, doa, dan keberanian untuk memberikan yang terbaik bagi daerah yang kita cintai,” kata H. Khalifah.

Ia juga memberikan motivasi kepada tiga finalis yang masih akan bertanding. “Jangan takut dan jangan ragu. Kalian sudah menang dalam proses persiapan, sekarang saatnya menang dengan keyakinan. Tunjukkan bahwa generasi Qur’ani Buton Selatan adalah generasi yang tangguh dan berprestasi,” ujarnya.

Menurut H. Khalifah, keberhasilan Fahmil Qur’an Putri hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh anggota kafilah. “Emas perdana ini semoga menjadi pembuka pintu keberkahan dan kemenangan berikutnya untuk Kafilah Buton Selatan. Pulanglah dengan kepala tegak karena kalian telah mengharumkan nama daerah,” katanya.

4 4

Turut mendampingi kafilah selama pelaksanaan MTQ ialah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Buton Selatan Aslia, Kepala Seksi Bimas Islam La Ode Isman, pelatih Mutawally, beserta jajaran official. MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara berlangsung di Kabupaten Konawe sejak 22 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 28 Juni 2026.

Secara historis, Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan agenda pembinaan keagamaan yang telah menjadi tradisi nasional sejak penyelenggaraan MTQ Nasional pertama di Makassar pada 1968. Sejak itu, MTQ berkembang menjadi wahana peningkatan kualitas tilawah, hafalan, tafsir, karya ilmiah Al-Qur’an, hingga penguatan syiar Islam di seluruh Indonesia.

baca juga:

  1. Gandeng Polda Sultra, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmikan Asesmen JPT, 57 ASN Perebutkan 10 Jabatan Strategis
  2. Hasil Administrasi Seleksi JPT Busel Diumumkan, Pansel Tetapkan 57 Dinyatakan Memenuhi Sarat Dari 59 ...

Di tingkat internasional, berbagai negara juga rutin menggelar kompetisi Al-Qur’an, seperti International Holy Quran Competition di Arab Saudi, Malaysia International Quran Recital Assembly, dan Dubai International Holy Quran Award, yang menjadi ajang pengembangan kapasitas qari dan qariah dari berbagai belahan dunia. Keberhasilan Buton Selatan menembus sejumlah babak final di MTQ Sulawesi Tenggara menjadi bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.(*)

baca berita lainnya:

Lebaran Yatim 2026 dan Momentum Muharam, Kemenag Buton Selatan Salurkan 270 Paket Santunan, Perkuat Kepedulian bagi Anak Yatim dan Kelompok DisabilitasLebaran Yatim 2026 dan Momentum Muharam, Kemenag Buton Selatan Salurkan 270 Paket Santunan, Perkuat Kepedulian bagi Anak Yatim dan Kelompok Disabilitas

BUTON SELATAN,– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buton Selatan menyalurkan 270 paket santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam peringatan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 2026 yang digelar di Gedung Lamaindo, Batauga, Kamis (25/6/2026). Program yang mengusung tema “Pesan Inklusif untuk Negeri, Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah dan disiarkan secara virtual. “Lebaran Yatim 2026 dan Momentum Muharam, Kemenag Buton Selatan Salurkan 270 Paket Santunan, Perkuat Kepedulian bagi Anak Yatim dan Kelompok Disabilitas,”

Lebaran Yatim 2026 dan Momentum Muharam, Kemenag Buton Selatan Salurkan 270 Paket Santunan, Perkuat Kepedulian bagi Anak Yatim dan Kelompok Disabilitas
Lebaran Yatim 2026 dan Momentum Muharam, Kemenag Buton Selatan Salurkan 270 Paket Santunan, Perkuat Kepedulian bagi Anak Yatim dan Kelompok Disabilitas

Kepala Kantor Kemenag Buton Selatan yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Muh. Ilham Ibnu Wahid, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda berbagi, tetapi juga bentuk penguatan nilai inklusivitas dan penghormatan terhadap kelompok rentan di tengah masyarakat. “Hari ini kita memperluas makna kepedulian agar juga mencakup saudara-saudara penyandang disabilitas, sehingga tidak ada lagi batas sosial yang membuat mereka merasa dikesampingkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat Buton sejak lama memiliki tradisi Pakandeana Ana-Ana Maelu, yakni budaya menyantuni dan memuliakan anak yatim pada bulan Muharam. “Nilai-nilai lokal tersebut menjadi fondasi yang selaras dengan semangat kemanusiaan dan ajaran agama yang terus kita hidupkan hingga sekarang,” katanya.

Laporan panitia yang disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Buton Selatan, Sabarudin, S.Ag., M.Fil.I., menyebutkan sebanyak 270 paket santunan berhasil dihimpun melalui kolaborasi berbagai pihak. “Seluruh bantuan berasal dari dukungan BAZNAS Buton Selatan serta sumbangan sukarela ASN Kemenag, anggota Dharma Wanita Persatuan, dan pengurus AGPAII yang kemudian disalurkan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Buton Selatan,” jelasnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Buton Selatan, H. Wahid, yang mengapresiasi sinergi antarlembaga dalam memperkuat perlindungan sosial. “BAZNAS siap terus bersinergi melalui pendanaan maupun program keberlanjutan agar anak yatim dan penyandang disabilitas memperoleh perhatian yang layak,” katanya di hadapan peserta kegiatan.

2 7

Acara tersebut dihadiri pimpinan BAZNAS Kabupaten Buton Selatan, pejabat pengawas di lingkungan Kemenag, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Buton Selatan, para kepala madrasah, kepala KUA kecamatan, Ketua AGPAII, Ketua PGMI, aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag, serta para penerima manfaat. Prosesi diakhiri dengan penyerahan simbolis paket santunan dan foto bersama seluruh peserta.

Secara historis, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dalam tradisi Islam dan menjadi salah satu semangat yang mendorong lahirnya berbagai program filantropi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Agama RI secara konsisten menggelar peringatan Lebaran Yatim pada bulan Muharam sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial melalui pemberdayaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

2 7

Di tingkat internasional, upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas dan perlindungan anak juga sejalan dengan komitmen global melalui Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) serta Convention on the Rights of the Child (CRC) yang menjadi rujukan banyak negara dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang menekankan prinsip no one left behind atau tidak meninggalkan siapa pun dalam proses pembangunan.

baca juga:

  1. Hasil Administrasi Seleksi JPT Busel Diumumkan, Pansel Tetapkan 57 Dinyatakan Memenuhi Sarat Dari 59 …
  2. Buton Selatan Peringkat Keempat Inflasi Tertinggi Non-IHK di Sultra pada Juni 2026, Beras Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar

Melalui kolaborasi antara Kemenag Buton Selatan, BAZNAS, ASN, Dharma Wanita Persatuan, dan organisasi profesi, penyaluran 270 paket santunan diharapkan tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, memperluas akses sosial bagi penyandang disabilitas, serta menumbuhkan optimisme anak-anak yatim untuk terus meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.(*)

 

Visited 39 times, 17 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *