F01.3 Walikota AS Tamrin bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Ashabul Kijo kiri saat melakukan panen perdana

Peliput: Nelvida A     Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP- Pondok Pesantren Al-Amanah di Liabuku berhasil membudidayakan lele dengan sistem Bioflok. Pada panen perdana, Jumat (12/04), dihadiri Walikota Dr HAS Tamrin MH dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Ashabul Kijo.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Baubau itu mengapresiasi kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra dan pondok Pesantren Al-Amanah dalam mengembangkan budidaya ikan air tawar. Pasalnya, budidaya kali ini menggunakan sistem Bioflok pertama di Kota Baubau dan berhasil.

” Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pak Kadis Provinsi yang sudah memberikan perhatian kepada masyarakat saya di Kota Baubau, meskipun lewat jalur pesantren. Semua kembali lagi kemasyarakat itu sendiri, untuk melakukan budidaya ini secara berkelanjutan,” jelasnya dalam sambutannya.

Menurutnya, dari segi pengembangan kreatifitas pada masyarakat cukup Bagus, luas dan terukur, sehingga dapat berhasil. Budidaya lele dengan menggunakan sistem Bioflok, dapat mengembangkan perikanan darat di Kota Baubau.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Ir Askhabul Kijo Msi, mengatakan pihaknya akan memberikan motivasi kepada kabupaten/kota untuk mengembangan sistem ini. Nantinya akan menjadi salah satu ikon pemerintah daerah dalam masyarakat.

“Kami bekerja sama pihak kabupaten kota untuk mengembangkan kreativitas masyarakat lokal seperti membudidayakan ikan lele,” katanya.

Ditambahkan, ikan lele merupakan salah satu lauk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki banyak manfaat.

Untuk diketahui, pada kegiatan panen perdana lele Bioflok di Ponpes Al-Amanah dihadiri oleh Asisten I Rahmat Tuta, Pimpinan Ponpes Al-Amanah KH Ahmad Karim, Kepala DKP Baubau Sadidi, Walikota AS Tamrin, Wawali Ahmad Monianse dan Kepala DKP Sultra. (#)

Visited 1 times, 1 visit(s) today