F1.3 Drs H Umar Arsal Tengah saat berpose sewaktu reses di Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea Lea Kota BaubauDrs H Umar Arsal (Tengah) saat berpose sewaktu reses di Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau

 Umar Arsal Tegaskan Tidak Maju Pilgub Sultra 2018

Peliput: Anton Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Anggota DPR RI, Drs H Umar Arsal menegaskan, dirinya tidak akan mengikuti perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018. Pasalnya Umar Arsal masih fokus dengan tugasnya di DPR-RI, hingga masa jabatannya berakhir.

Umar Arsal saat ditemui di Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau, Minggu (14/5) mengatakan, kunjungannya ini tidak berhubungan dengan Pilgub ataupun Pemilihan Legislatif 2019. Melainkan reses yang merupakan kegiatannya sebagai anggota dewan.

“Kalau untuk di Pilgub 2018 kedepan saya tidak akan maju, saya bergerak ke daerah-daerah seperti ini bukan karena Pilgub atau Legislatif, itu terpisah. Yang pasti saya sudah mengatakan, akan fokus sebagai anggota DPR-RI sampai 2019,” katanya kepada sejumlah awak media.

Walaupun demikian, bila Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat masih mempercayai dan mengusungnya untuk maju sebagai calon anggota DPR-RI, maka ia tidak akan menolak peluang tersebut. “Soal Pemilu Legislatif 2019 tinggal dilihat nanti, kalau partai masih percayakan saya disini, ya masih maju lagi,” sambungnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga menjelaskan, terkait aturan perundang-undangan di Republik Indonesia, dalam pencalonan anggota DPR-RI tidak ada larangan ataupun batasan jumlah periode. Beda halnya dengan calon Eksekutif, di Indonesia dibatasi hanya dua periode dengan masa jabatan lima tahun dalam setiap periode.

“Hanya memang ada aturan di partai masing-masing, ada yang tiga periode, ada yang lima periode, dan itu kembali ke partai masing-masing,” jelasnya.

Umar Arsal juga menargetkan, ketika melakukan kegiatan reses di setiap Kabupaten/Kota di daerah pemilihan (dapil) Sultra, selain untuk menyerap aspirasi dan keluhan rakyat Sultra, ia juga selalu memperjuangkan peningkatan anggaran daerah dalam setiap tahunnya. Disamping itu, ia mengimbau kepada warga masyarakat di lokasi kegiatan reses agar tidak menyia-nyiakan kesempatan baik yang bermanfaat bila ada penyelenggaraan kegiatan serupa.

“Masyarakat agar mendatangi kegiatan-kegiatan kami karena ini penting, katakanlah walaupun masyarakat itu kelihatannya sehat tapi belum tentu mereka sehat, manfaatkanlah ini pengobatan gratis,” tutupnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today