www.baubaupost.com

Babak baru Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Baubau 2018, kini sudah dimulai. Beberapa partai kini sudah membuka pendaftaran bagi para bakal calon yang ingin meneruskan niatnya untuk menduduki kursi nomor satu di Kota Baubau.

Misalnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah didatangi beberapa bakal calon seperti, AS Tamrin (petahana), OMN Ilah Ladamay, serta beberapa bakal calon lainnya. Seperti tidak mau kalah, Partai Nasdem juga telah membuka pendaftaran dan sudah diserbu beberapa bakal calon, seperti Roslina Rahim (Ketua DPRD Baubau) maupun Yasin Mazadu (Wakil Ketua DPRD) Baubau beberapa waktu lalu.

Partai besutan Megawati Soekarno Putri maupun Surya Paloh ini, merupakan kendaraan politik yang dinilai cukup berpeluang untuk meloloskan para bakal calon ini, hingga berhasil menjadi pemenang dalam Pilwali 2018.

Geliat politik dalam arena Pilwali Kota Baubau ini memang sudah menunjukkan taringnya jauh hari sebelum partai membuka pendaftaran. Hal ini dapat terlihat dengan menjamurnya baliho-baliho wajah bakal calon yang menghiasi jalan-jalan maupun sudut Kota Baubau.

“Perang Baliho” memang salah satu istilah yang pantas untuk menggambarkan situasi politik di Kota Baubau. Banyak figur lama maupun baru yang sudah bermuunculan kepermukaan untuk ikut dalam kompetisi yang “seksi” ini.

Tawaran dan janji manis juga sudah bermunculan hingga di media sosial, seperti Facebook. Dunia maya memang menjadi sarana yang cukup efektif untuk “menjual diri” bagi para bakal calon Walikota. Karena selain banyak penggunanya, dunia maya juga merupakan media yang sangat murah bahkan gratis untuk mempromosikan diri.

Namun yang sangat disayangkan, tidak sedikit pula pemirsa dunia maya yang mengumbar keburukan para bakal calon. Tentu ini adalah cara-cara yang tidak baik, menjatuhkan calon lain dengan mengunggulkan calon sokongannya. Mari kita ciptakan suasana politik yang kondusif, berbeda pilihan boleh namun tidak dibenarkan saling menjatuhkan.

Inilah dinamika politik yang ada di Kota Baubau. Perang di dunia maya memang sangat panas, ditengah dinginnya suhu karena hujan berkepanjangan yang melanda wilayah kota benteng terbesar di dunia ini.

Kita tunggu lagi babak selanjutnya, kira-kira fenomena politik apalagi yang akan terjadi dalam kompetisi yang katanya “seksi” ini. (**)

Visited 1 times, 1 visit(s) today