F10.3a Kapolres Baubau bersama Forkopimda dan sejumlah instasi Pemerintahan Kota Baubau berfoto bersama usai gelar Pasukan Kapolres Baubau bersama Forkopimda dan sejumlah instasi Pemerintahan Kota Baubau berfoto bersama usai gelar Pasukan

Peliput: Prasetio M Editor: Zaman Adha

F10.3b Kapolres Baubau AKBP Daniel Widaya Mucharam SIk MPa Menyematkan tanda pita operasi keselamatan Anoa 2018 kepada salah satu perwakilan anggota TNI
Kapolres Baubau AKBP Daniel Widaya Mucharam SIk MPa Menyematkan tanda pita operasi keselamatan Anoa 2018 kepada salah satu perwakilan anggota TNI

BAUBAU, BP – Mempersiapkan personil serta sarana pendukung Operasi Keselamatan Anoa tahun 2018, Polres Baubau laksanakan gelar pasukan di halaman Mapolres Baubau, Kamis (01/03). Diharapkan masyarakat dapat menaati peraturan lalulintas untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan raya.

Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIk MPA bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) membacakan sambutan Kepala Korps Lalulintas Polri Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM mengatakan, lalulintas merupakan urat nadi perekonomian suatu daerah, sehingga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas) sangat penting untuk menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu tertuang dalam UU nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ.

“Kamseltibcarlantas merupakan cerminan pembangunan peradaban modern, sehingga Polri secara khusus Polantas bersama stakeholder lainnya bertanggung jawab, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU,” ujarnya

Dikatakan, data jumlah pelanggaran lalulintas dari tahun 2016- 2017 yakni:
– Tilang tahun 2016 berjumlah 6.272.375 kasus dan tahun 2017 berjumlah 7 420.481 kasus atau ada kenaikan trend (15,47%).
– Teguran tahun 2017 sejumlah 3.225.098 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada kenaikan trend (31%).
– Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian dan pada tahun 2017 sejumlah 98,419 atau ada penurunan trend (-7%).
– Korban meninggal dunia tahun 2016 sejumlah 25.859 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 24.213 orang atau ada penurunan trend (-6%).
– Korban luka berat tahun 2016 sejumlah 22.939 orang dan pada tahun 2017 sebanyak 16.159 orang atau ada penurunan trend (-30%).
– Korban luka ringan tahun 2016 sejumlah 129.913 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 115.566 orang atau ada penurunan trend (-4%).
– Kerugian rupiah tahun 2015 sejumlah Rp. 416.414.497, dan pada tahun 2016 sejumlah Rp.212.930.883.536,- atau ada penurunan trend (-6%).

Amanat UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan yang mengandung empat poin, merupakan hal yang kompleks dan tidak dapat ditangangi sendiri oleh Polantas. Sehingga dibutuhkan sinergitas antar pemangku kepentingan guna menemukan akar masalah dan solusiyang dapat diterima oleh semua pihak.

Lanjutnya, dalam melaksanakan amanat UU Polantas memiliki fungsi, edukasi, engineering, enforcement, indetifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor, pusat K3I (Komunikasi, Koordinasi dan Kendali serta Informasi), koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalulintas dan Korwas PPNS. Olehnya, jajaran Polantas dapat mempersiapkan langkah antisipasi secara taktis maupun strategis.

“Langkah-langkah antisipasi yang baik, agar potensi pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalulintas yang terjadi dapat diminimalisir,” katanya.

Beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi keselamatan anoa 2018 yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalulintas yakni, melawan arah, menggunakan handphone saat mengemudi, berboncengan lebih dari satu dan berkendara belum cukup umur.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Baubau AKP Lesmana Pramuditya Primanati SIk mengatakan, berdasarkan data pelanggaran, kecelakaan dan kerugian yang telah dibacakan oleh Kapolres Baubau, pihaknya berpedoman pada sandi keselamatan anoa untuk mengutamakan penekanan angka kecelakaan. tindakan yang akan pihaknya lakukan yakni, tindakan preventif dan preventif.

“Sifatnya adalah memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada warga Kota Baubau,”kata Lesmana.

Selain memberikan penyuluhan kepada masyarakat Kota Baubau secara langsung, pihaknya juga memberikan penyuluhan dan himbauan dengan memanfaatkan informasi dan teknologi seperti media sosial yang sering digunakan oleh masyarakat Kota Baubau.

Amatan koran ini, gelar pasukan dihadiri oleh Dandim 1431/Buton, Dan Subden Pom XIV 2-3, Kadis Perhubungan Perhubungan Kota Baubau, Kadis Pekerjaan Umum Kota Baubau, Kadis Kesehatan Kota Baubau, Kasat Pol PP Kota Baubau, Perwakilan PT Jasa Raharja Persero Tbk, Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Baubau. Pada acara tersebut juga Kapolres memberika tanda penyamatan operasi pita Operasi kepada sejumlah pihak perwakilan seperti TNI Polri, Satpol PP dan Dinas Pehubungan Kota Baubau. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today