28945396 10208962920109106 314925551 o

BAUBAU, baubaupost.com – Kodim 1413 Buton dan Persit KCK Cabang 1413 beri dukungan dan Bantuan (Tali Asih) untuk Taman Pengajian di Kelurahan Karya Baru. Taman pengajian itu didirikan salah seorang anggota Kodim 1413 Buton, Serka Samirun dengan jumlah murid 85 orang.

Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra, ditemui Baubau Post (www.baubaupost.com) usai melaksanakan kegiaatan tali asih bersama sejumlah anggota dan Persit KCK Cabang XLVIII, Jumat (16/03) mengatakan saat ia bertugas sebagai Dandim 1413 Buton, ia ditemui anggotanya Serka Samirun yang membuka tempat pengajian secara swadaya. Guru Pengajian di lokasi tersebut merupakan anggotanya (Serka Samirun, red) dibantu istrinya.

“Awalnya itu yang mengaji dua orang itu mulai tahun 2015 dan sampai saat ini siswanya sudah 85 orang,” kata Davy.

Usai mendengar laporan itu ia berniat untuk membantu. Bertepatan dengan ulang tahun Persit, pihaknya bersama-sama bersilaturahmi dan memberikan sejumlah bantuan kepada Taman Pengajian Al-Quran (TPQ) yang dibangun oleh Serka Samirun.

“Ada Iqra, Al-Quran, tempat dudukan Al-Quran, karpet dan lain-lain, kita bantu untuk kegiatan TPQ ini,” jelasnya.

Menurut dia apa yang dilakukan anggotanya merupakan upaya membantu masyarakat untuk mengaji. Hasilnya terbukti, nilai baca tulis Al-Quran di sekolah mencapai nilai 8 hingga 8,5.

Ia berharap agar semua anggotanya yang ada di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk dapat meniru apa yang sudah diperbuat oleh Samirun. Semua kemampuan yang dimiliki oleh anggotanya di lapangan sebisa mungkin dipergunakan untuk membantu masyarakat antara lain bisa membantu membaca Al-Quran.

Serka Samirun yang merupakan salah seorang Bhabinsa di Kelurahan Gonda mengatakan, awalnya ia tidak bermimpi TPQ yang dibuatnya bisa memiliki murid hingga 85 orang. Awal dirinya hanya mengajar dua orang murid yang mana salah satu muridnya itu adalah anaknya sendiri.

“Ini kemauan dari anak-anak itu sendiri datang ke rumah ini untuk memminta diajar mengaji,” kata Samirun. Awalnya ia menggunakan salah satu ruangan rumahnya sebagai tempat mengaji. Namun dengan bertambahnya jumlah murid ia meminjam rumah kosong milik salah satu warga yang sedang merantau di Ambon.

“Yang punya rumah ini tinggal di Ambon, sehingga dia kosong sehingga saya koordinasi dengan pemiliknya untuk meminjam sementara sambil menunggu dukungan dari berbagai pihak, bahwa kondisi pengajian ini seperti ini,” jelasnya. Taman Pengajian Al-Quran (TPQ) yang dibangun Serka Samirun bernama TPQ Al-Insan di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Sorawolio.(*)

OLEH: PRASSETIO M EDITOR: YUHANDRI HARDIMAN

Visited 1 times, 1 visit(s) today