F9.3 Sahibuddin Ketua Dewan Pengawas PDAM WakatobiSahibuddin, Ketua Dewan Pengawas PDAM Wakatobi

Peliput: Duriani
WAKATOBI, BP – Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wakatobi, Sahbudin, mengungkapkan untuk menjadi PDAM sehat maka dibutuhkan kekompokkan kerja antara direksi, staf serta operator.
“Kekompokkan team sangat penting, sehingga target menjadi PDAM sehat pada tahun 2019 bisa tercapai,” ungkap Sahbudin, saat pelaksanaan rapat kerja dan diklat PDAM Kabupaten Wakatobi beberapa waktu lalu.
Meskipun PDAM Wakatobi masih termasuk PDAM tidak sehat, namun Sahbudin memberikan apresiasi terhadap direksi, staf serta operator PDAM Wakatobi. Dimana dalam kurun kepempimpinan Direktur Utama (Dirut) yang baru, telah memperlihatkan kinerja nyata.
“Meskipun PDAM kita masih termasuk PDAM tidak sehat namun apresiasi terhadap kinerja direksi dan jajarannya wajib diberikan. Dimana beberapa bulan kepemimpinan Dirut yang baru sudah terlihat bentuk transparansi pengelolaan managerial,” ucap Sahbudin.
Dewan pengawas PDAM Wakatobi meminta pihak PDAM untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat pelanggan. Karena kesejahteraan bukan hanya dalam bentuk financial namun pelayanan PDAM pun mesti ditingkatkan.
“Dewan pengawas berharap agar masyarakat bisa menikmati kesejahteraan dalam bentuk pelayanan air bersih juga. Kita pahami bahwa pelayanan dasar belum maksimal namun minimal tidak pelayanan air bersih harus berada di level paling rendah 64 persen,” harap Sahbudin.
Sahbudin, pada kesempatan itu juga meminta direksi, staf dan operasional PDAM untuk meningkatkan kualitas kerja khususnya dalam mengembangkan usaha. Sehingga tidak selamnya bergantung pada pemerintah.
“PDAM jangan selamanya bergantung pada APBD. Kembangkanlah usaha sendiri sehingga bisa mensejahterakan masyarakat khususnya karyawan PDAM sendiri,” ujar Sahbudin.
Sementara itu Dirut PDAM Wakatobi, Subardin Bau, menyadari jika kemajuan usaha PDAM tergantung kinerja seluuruh pimpinan dan staf. “Untuk menjadi PDAM sehat tidak terlalu sulit. Tergantung karyawan PDAM sendiri,” pungkas Subardin Bau.

Visited 2 times, 1 visit(s) today