F.3.2 Prosesi Ritual Garoa di Pelabuhan Wa Ode BuriProsesi Ritual Garoa di Pelabuhan Wa Ode Buri

 

-Haroa Dihadiri Masyarakat Dari Berbagai Desa

Peliput: David – Editor: Fardhyn JS

BURANGA, BP – Warga Desa Lelamo, Kecamatan Kulisusu Utara mengadakkan acara ritual haroa di Pelabuhan Wa Ode Buri belum lama ini. Haroa itu dihadiri tokoh adat dan puluhan masyarakat dari berbagai desa di Kulisusu Utara.

Kepala Desa Lelamo Badihudin, mengatakan kegiatan ritual haroa sering dilaksanakan warga setempat khususnya para nelayan sebagai rasa syukur atas hasil tangkapan yang melimpah. Para nelayan tidak hanya mencari ikan di sekitan Wa Ode Buri, namun hingga memasuki laut banda.

“Dengan hasil tangkapan ikan yang memuaskan mereka bisa jual dengan harga yang cukup bagus. Dengan hasil jualan ikan itu, mereka bisa menunjang hidup sehari-hari dan bahkan menyekolahkan anak mereka hingga ke perguruan tinggi,” ungkapnya dengan penuh senyum bahagia.
Selain itu kata dia, selain rasa syukur yang warga juga mereka berdoa kepada Tuhan yang maha esa meminta agar di laut selalu aman dan dilindungi serta di jauhkan dari marah bahaya. Kami dari pihak pemerintah desa turut mendukung acara tersebut karna sudah merupakan adat dan kebiasan warga setempat sejak zaman dahulu.

“Kita tinggal melanjutkan dan mewarisinya dan selalu meminta dan berdoa kepa Tuhan yang maha esa agar selalu dimudahkan rejeki serta dijauhkan dari balaa,” tandas Badihudin.

Visited 1 times, 1 visit(s) today