Ketua PABBSI: Kami Sempat Teteskan Air Mata

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Pundi-pundi medali emas kembali bertambah untuk Kota Baubau di Porprov Sultra XIII. Medali emas disumbangkan dari Cabang Olahraga (Cabor) angkat berat, Kamis (06/12).

Ketua Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat Binaraga Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Baubau Muhamad Nur Aksa, dikonfirmasi Baubau Post, mengatakan pihaknya tidak menyangka atlet binaannya bisa meraih medali emas. Lawan yang ikut bertanding sangat ketat dan hebat. Ia mengaku sempat meneteskan air mata haru dan bahagia saat atlet angkat berat bisa meraih medali emas.

Untuk menghilangkan demam panggung pada para atlet, pelatih menanamkan motivasi agar lebih baik saat tampil di hadapan orang banyak. Ia mengakui sarana dan prasarana yang tersedia di Kota Baubau belum maksimal.

“Meski pemerintah Kota Baubau telah memberikan satu set alat angkat berat, ,namun itu bukan standar untuk perlombaan seperti ini,” katanya.

Bantuan satu set alat angkat berat itu sudah dapat difungsikan dan dijadikan alat penunjang. Meskipun latihan dengan kesederhanaan, pihaknya dapat memperlihatkan prestasi yang dimiliki setiap atletnya.

Dengan 28 atlet yang diturunkan, PABBSI Kota Baubau juga menargetkan akan membawa pulang 10 medali emas di ajang Porprov Sultra XIII tahun 2018.

Peraih medali emas angkat berat Kota Baubau Jafar, mengungkapkan perasaan gugup tetap dialaminya saat akan berlomba. Namun itu hanyalah proses sebelum bertanding saja. Ia juga tidak menyangka berhasil mengalahkan lawan-lawannya yang memiliki perlengkapan lengkap saat latihan.

Lanjutnya, saat menjalani proses latihan peralatan yang digunakan untuk angkat besi sama sekali tidak ada. Untuk itu, ia hanya bisa berlatih menggunakan peralatan di Ananda Gim.

“Saya rasa lawan terberat itu Konsel karena mereka sudah memiliki club angkat besi. Sehingga saya merasa mereka lebih berkembang angkat besinya dibanding kita,” tandasnya. (**)

Visited 1 times, 1 visit(s) today