Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP– Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton akan dijadikan destinasi wisata baru di Kabupaten Buton. Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Kabupaten Buton menyulap Desa Bajo Bahari menjadi kampung pelangi.

Kampung pelangi di Desa Bajo Bahari rencananya akan diikutkan dalam lomba inovasi tingkat nasional.

Proyek perubahan kampung pelangi sebagai tugas akhir dalam mengikuti Diklatpim II Angkatan XV tahun 2018 di Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan. Proyek Perubahan pelangi di Bajo Bahari menjadi peserta terbaik ke dua dari 58 peserta utusan kabupaten/kota di Indonesia.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Muhamad Rajulan mengatakan, Desa Bajo Bahari dijadikan kampung pelangi, karena awalnya desa tersebut terlihat kumuh. Pihaknya berinisiatif merubah desa tersebut menjadi salah satu destinasi wisata di wilayah Kabupaten Buton.

Menurutnya, proyek perubahan kampung pelangi di Desa Bajo Bahari tidak berhenti sampai pada jangka pendeknya saja. Akan tetapi berlanjut pada jangka menengah dan jangka panjang, agar pola pikir masyarakat tentang prilaku kebersihan dan kesehatan akan lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Jadi ada kesadaran masyarakat. Ke depan diharapakan di sana akan menjadi salah satu destinasi wisata, tentu akan mengangkat kesejahteraan mereka, misalanya dari segi ekonomi,” katanya.

Untuk pengadaan fasilitas pendukung seperti WC dan tempat sampah, akan dikoordinasikan dengan Bupati Buton. Tempat sampah dan WC sebagai fasilitas pendukung kebersihan dan kesehatan di Desa Bajo Bahari.

“Kemudian nanti jalannya diperbagus supaya orang masuk lebih nyaman,” tandasnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today