Peliput: Arianto W
BAUBAU, BP- Perbuatan tidak terpuji dua orang pelajar di kawasan Benteng Keraton ditanggapi pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra. Sanksi sosial perlu diberikan agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Hal tersebut dikatakan Kepala KCD Dikbud Provinsi Sultra La Jaman saat dihubungi Jumat (26/04). Dengan sanksi sosial yang diberikan oleh sekolah, pihaknya berharap ada perubahan sikap, karena perbuatan tidak senonoh itu dapat menjadi contoh yang buruk untuk siswa serta masyarakat Kota Baubau.
” Melalui persoalan ini saya akan menyampaikan kepada seluruh sekolah untuk memberikan sanksi sosial atau sanksi moral kepada mereka,” katanya.
Lanjut La Jaman, perbuatan tersebut telah melanggar norma dan etika sebagai seorang pelajar tingkat sekolah menengah atas. Walau idealnya aktifitas tersebut merupakan bentuk pencarian jati diri dikalangan remaja.
” Mereka adalah remaja yang coba mencari jati dirinya, hingga terkadang sudah melanggar norma dan ketentuan,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya selaku penanggung jawab akan menindaklanjuti persoalan itu. Orang tua siswa, para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bimbingan konseling, hingga siswa yang bersangkutan akan diundang, untuk membahas hal ini.
” Sekarang saya masih di Bogor, nanti kalau sudah pulang di Baubau barulah saya sampaikan kepada para kepala sekolah agar orang tua mereka bisa dihadirkan, untuk kemudian kita selesaikan persoalan itu secara baik-baik, disertakan dengan Wakasek kesiswaan, serta guru BK,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum mendapatkan klarifikasi dari kepala sekolah yang bersangkutan, karena sedang melakukan perjalanan keluar daerah. (*)

