Peliput: Alyakin
PASARWAJO, BP – Mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buton, Ir Edy Sunarno marah-marah di kantor Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) sekitara pukul 10.30 Wita, Jumat (17/05).
Ketika dikonfirmasi Baubau Post Ir Edy Sunarno oleh Baubau Post membernakan bahwa pihaknya marah marah di BKDD karena pegawai BKDD dinilai tidak bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat.
“Saya marah di BKDD itu, karena saya melihat kinerja BKDD yang tidak profesional. Kenapa saya katakan tidak profesional, saya ini mau urus pensiun, mekanisme urus pensiun setelah ada pertimbangan teknis dari BKN pusat, itu dikeluarkan SK Bupati dan itu SK Bupati itu diurus di BKKD,” Kata Edi sambil memukul meja yang di contohkan saat kejadian di kantor BKDD.
Edy Sunarno, merasa kesal atas kinerja pegawai BKKD Buton, pasalnya sejak hari selasa ia telah mendatangi kantor BKDD dengan membawa foto kopi pertimbangan teknis dari BKN untuk pembuatan SK, kemudian pada rabu ia kembali mendatangi kantor BKDD dengan mempertanyakan pengurusan pensiunnya namun belum juga di proses, dan di hari kamis pegawai yang mengurus pensiun Edy Sunarno sakit, hingga puncaknya pada jumat, pegawai yang dimaksud tidak masuk kantor.
“Sudah menjadi kebiasaan melakukan pekerjaan di luar institusi, kepala seksi, kepala bidang bekerja karena tugas pokoknya ,sekarang baru kewalahan. Tadi baru bicara dengan kepala BKDD, dan mereka kerja sendiri dan kepala BKD tidak tau apa yang dikerjakan oleh anak buahnya,” ujarnya.
Ia menialai, pelayanan kepada masyarakat tingkat daerah tidak sesuai dengan hasilnyata dilapangan. Ia yang telah menjadi pensiunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton dan sudah mengabdi sama negara diperlakukan tidak semestinya, apa lagi masyarakat yang datang mengurus di Pemkab Buton.
“Masa hanya mau cetek print butuh waktu empat hari, luar biasa ini Buton. Sementara Presiden, Gubernur, Bupati minta proses pelayanan satu mingu bisa tiga hari, tiga hari bisa jadi satu hari, satu hari menjadi satu jam, mau majukan ini Buton?,” ketusnya.
Edi Sunorno memintah kepada Sekertaeis Daerah (Setda) Kabupaten Buton untuk memindahkan pegawai yang tidak bekerja secara profesional di Pemkab Buton.
“Saya minta sama Setda tadi, untuk pindahkan mereka ini. Tidak pantas mereka kerja di Buton, mau Buton terlambat,” tutupnya. (*)

