Kembangkan 60 Peluang Bisnis
BAUBAU, BP- Hadir sebagai solusi menjawab keresahan calon mahasiswa akan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang kian mencekik, Universitas Muslim (UMU) Buton menawarkan kemudahan berkuliah.
Kampus yang dinakhodai Ibrahim Marsela sebagai ketua yayasan itu, berencana mengembangkan puluhan bisnis untuk menjadikan UMU Buton berdaya saing kedepannya.
Kepada segenap awak media, Ibrahim Marsela menyebut, perusahaan Core Busines akan siap menunjang SPP mahasiswa melalui unit bisnisnya masing-masing.
“Kita sudah siap, kita sudah identifikasi itu, 60 unit bisnis yang kita akan kembangkan. Kedepan UMU Buton tidak mengharapkan SPP mahasiswa,” ungkap Ibrahim Marsela seusai persemian Kampus UMU Buton, sabtu (06/07).
Kendati demikian, kata Ibrahim, pembiayaan SPP tetap berjalan seperti kampus pada umumnya. Saat ini, tercatat sudah 150 calon mahasiswa yang terdaftar.
“Kita sudah punya gedung berisi 18 kelas, tiap kelasnya bisa dipakai 6 kali proses perkuliahan, dua kali pagi, dua kali siang, dan dua kali malam,” ulasnya.
Kedepannya, UMU Buton akan bekerja sama dengan Sekolah Swasta Bataraguru untuk menggunakan ruangan kelas. “Kami harapkan 5 tahun kedepan, kampus tidak lagi berharap dari SPP,” harapnya.
Untuk diketahui, biaya pendaftaran untuk kuliah di UMU Buton mencapai Rp200 ribu. Sedangkan SPP Rp1,5 juta (bisa dicicil tiga kali). Dan SPB Rp1,5 juta (bisa dicicil dua kali). (*)
Peliput: Asmaddin

