BAUBAU, BP – Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH MH sebut berkas pengajuan Himayatuddin Muhammad Saydi atau Oputa Yikoo, berkas pengajuan belum diterima oleh Kementrian Sosial (Kemensos) melalui Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).
Hal ini diungkapnya saat diwawancarai beberapa awak media, Selasa (23/07) usai memberikan mata kuliah umum di Universitas Muhammadiyah (UM) Buton. Dikatakan, setelah lolos berkas pada TP2GP, maka berkas selanjutnya akan diproses oleh Dewan gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan (DGTK) untuk ditandatangani oleh presiden.
” Jadi Kemensos akan kirim surat ke Presiden melalui Dewan Gelar, sekarang ini prosesnya belum sampai ke Kemensos, jadi Tim daerah biar menyelesaikan sesuai dengan prosedur ketentuan undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.
Jimly juga mengakui dahulunya berkas pengajuan Himayatuddin Muhammad Saydi atau Oputa Yikoo sebagai pahlawan Nasional telah termuat, namun belum mendapat pertimbangan. Pasalnya, DGTK lebih mendahulukan Bung Karno dan Bung Hatta.
” Nanti kalau sudah lolos dari sana (TP2GP-Red), karena dulu pernah lolos tapi tidak diteruskan karena Dewan Gelar saat itu mendahulukan Bung Karno dan Bung Hatta, maka ini tidak ikut dipertimbangkan. Namun kalau sekarang ini diajukan lagi tentu ini akan dipertimbangkan,” tandasnya.
Peliput: Zul PS

