BAUBAU, BP – Musawarah tingkat kesultan se nusantara yang dilakukan tiga kali waktu dua tahun, kini digelar di Gedung Maedani Kota Baubau, Selasa (19/11). Dalam musyawarah tersebut ada beberapa poin yang penting yang jadi pokok pembahasan para Sultan dan Raja.
Ketua Forum Silahturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh ke 14 Keraton Pasuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati Arif Madati Ninggrat SE mengatakan, dalam agenda musyawarah ini ada beberapa pokok pembahasan yang dilakukan oleh para Sultan dan Raja yang agar dapat menjadi program.
“Ada dua rekomendasi utama yaitu untuk internal dan eksternal. Untuk internal tentunya perbaikan-perbaikan struktur kepengurusan anggaran dasar-anggaran rumah tangga dan juga program kerja- program kerja dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Salah satu pembahasan eskternal adalah mengenai pelestarian kebudayaan dan juga sektor pariwisata. Pihaknya juga akan membuat sebuah kerjasama dengan semua elemen yang berkaitan dengan pengembangan budaya dan juga sektor pariwisata.
“Untuk eskternal kami harapkan tentunya bagaimana FSKN bisa terus bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan juga semua elemen masyarakat dalam rangka melestarikan dan memajukan kebudayaan kita, memajukan pariwisata kita dan juga mengangkan ekonomi kreatif kita,” jelasnya.
Pihaknya berharap FSKN dapat mengembangkan sektor pariwisata yang dimiliki setiap anggotanya di daerah, dan ini akan ditargetkan dapat menjadi devisa negara di bidang pariwisata.
Pangeran Raja Adipati Arif Madati Ninggrat juga membeberkan potensi wisata yang dimiliki oleh Kota Baubau yang dapat menambah pemasukan daerah.
“Di Kota Baubau ini potensinya sanggat besar di harapkan juga wisatawan ke Baubau itu terus meningkat, dengan meningkatnya wisatawan ke Baubau dan ke beberapa daerah-daerah ini diharapkan tentunya akan meningkatkan ekonomi daerah,” pungkasnya. (#)
Peliput: LM Syahrul

