F4.4 Kebun sayur sawi di Kelurahan Ngkaring karingKebun sayur sawi di Kelurahan Ngkaring-karing

BAUBAU, BP- Wilayah Ngkaring-karing terkenal sebagai salah satu lumbung beras Kota Baubau, beras dengan cita rasa yang khas. Selain itu juga terdapat usaha budidaya sayuran yang kini mulai meningkat.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ngakring-karing I Wayan Jasana mengatakan, petani setempat menaman berbagai macam sayuran yang cukup beragam. Setiap petani sawah menyisakan satu petak lahannya khusus untuk budidaya sayuran.

“Penghasilan petani dari beragam sayuran ialah mentimun, bayam cabut, kangkung darat, bayam petik, terong, cabe, aneka jagung manis, kacang panjang gambas, tomat dan kol. Kurang lebih beberapa tahun terakhir mulai meningkat,” jelasnya.

Meski belum begitu menguntungkan dari segi ekonomi, namun para petani tetap berupaya untuk membudidayakan sayuran di Kota Baubau.

Dengan pengalaman selama ini, petani yang dibina PPL, berusaha membudidaya sayuran dengan menyisakan sepetak dua petak sawahnya dengan kisaran 1/8 Ha. Petani yang berusaha membudidaya sayuran, yang awalnya tanpa dikoordinir biasanya menanam komoditas sayuran yang sama.

“Awalnya mereka tanpa koordinir biasanya menanam komiditi yang sama, hingga pada suatu waktu harga kurang bagus,” ungkapnya.

Olehnya itu berdasar pengalaman tersebutlah pihaknya bersama komponen pengurus kelompok tani mencari jalan keluar, melaui pertemuan kelompok diskusi. Hingga ditemukan sebuah formulasi, yaitu petani kembali menerapkan bercocok tanam dengan tumpang sari dan sistem pergiliran komoditi sayuran.

“Inilah yang terus menerus dilakukan oleh petani, untuk menyiasati kebutuhan pasar dan lonjakan harga. Saya bersama pengurus lainnya berdiskusi untuk menerapkan bercocok tanam dengan tumpang sari dan sistem pergiliran komoditi sayuran,” pungkasnya. (#)

Peliput: Nelvida A

Visited 1 times, 1 visit(s) today