Peliput: Prasetio M
BAUBAU, BP- Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), menganggarkan bantuan kapal kantinting untuk masyarakat nelayan sebanyak enam buah pada tahun 2021 ini, pasalnya sejumlah anggran yang sebelumnya diperuntukan untuk bantuan kapal, dialihkan ke program budidaya perikanan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala DKP Kota Baubau Ruslan RZ saat di temui awak media, Selasa (30/03).
” Yang masuk dalam DPA kita tahun ini cuman enam buah. Itu karena anggaran kita yang kesitu (bantuan kapal-red) kita alihkan ke budidaya perikanan,” kata Ruslan RZ.
Ia mengatakan, saat ini yang menjadi program andalan di Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih mengarah ke program budidaya perikanan, sehingga pihaknya akan mereview masterplan perencanaan pembangunan perikanan secara keseluruhan, mulai dari bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, bidang pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan.
” Jadi tetap ini program bidang perikanan tangkap kita anggarkan, tetapi sebagiannya itu kita alihkan kebidang budidaya,” ungkapnya.
Lanjut kata Ruslan, adapun program budidaya perikanan yang akan dilakukan oleh pihaknya yakni, pembuatan karamba jaring apung (perikanan air laut), tambak air tawar dan tambak air payau, termasuk budidaya rumput laut. Pihaknya juga telah menyelenggarakan pelatihan kepada para masyarakat kelompok budidaya ikan yang dihadiri oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui balai besar perikanan yang ada di Ambon dan DKP Sulawesi Tenggara (Sultra).
” Jadi materinya terkait pengadaan karamba itu sebanyak-banyaknya, untuk mengantisipasi kurangnya hasil perikanan tangkap saat ini. Dan yang menjadi salahsatu kontribusi besar terjadinya inflasi itu adalah perikanan jadi salah satu caranya melalui budidaya perikanan ini,” ucapnya.
Ia berharap, kepada seluruh masyarakat dan stakeholder Kota Baubau untuk bersama-sama mengambil peran dalam meningkatkan sektor perikanan di Kota Baubau. (*)


