F04.2 Seminar Akhir penguatan kapasitas pemangku duniaSeminar Akhir penguatan kapasitas pemangku dunia

Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BP-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus berupaya agar Benteng Wolio dapat menjadi warisan dunia. Di antara upaya tersebut ialah, Pemkot Baubau melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), menggelar Seminar Penguatan Kapasitas Pemangku Kebudayaan Untuk Pengusulan Benteng Wolio sebagai World Heritage.

F04.2 Seminar Akhir penguatan kapasitas pemangku dunia
Seminar Akhir penguatan kapasitas pemangku Kebudayaan untuk pengusulan Benteng Keraton Buton sebagai World Heritage


Seminar yang dipusatkan di Kantor Balitbangda Kota Baubau tersebut telah memasuki tahap akhir dan ditutup dengan resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse pada Jumat (10/12/2021). Di mana, seminar tersebut telah melibatkan 5 peneliti sejarah dan budaya, yakni La Ode Abdul Munafi, Tasrifin Tahara, La Ode Malim, Tasran, dan Dinna Dayana.
“Sebagaimana penyampaian saya dalam beberapa kegiatan resmi dan non resmi, menjadikan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia bukanlah perkara mudah. Sebab banyak contoh dari daerah-daerah lain di Indonesia yang mengusulkan situsnya namun mengalami banyak hambatan dan tantangan,” ujar La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya.
Meski upaya menjadikan Benteng Wolio sebagai warisan dunia tersebut bukan perkara mudah, namun La Ode Ahmad Monianse meyakini akan adanya jalan untuk menggapai cita-cita besar tersebut. Untuk itu, maka harus memulainya secara perlahan dan penuh optimisme, dilakukan secara bertahap dan bersama-sama, serta tetap melihat potensi dan kekuatan daerah.
“Saya percaya tim peneliti adalah mereka yang banyak terlihat dalam hal kebudayaan dan kesejarahan di daerah, termasuk melihatnya dalam perspektif hukum, sehingga kapasitas Pemangku Kebudayaan pada pokok penelitian ini dapat terurai secara ilmiah, dan benar-benar menjadi pola acu mengusulkan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia pada Unesco,” tuturnya.
Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse menuturkan, secara umum, upaya pengusulan Benteng Wolio sebagai Warisan Dunia (Wordl Heritage) adalah salah satu bentuk promosi cagar budaya ke taraf Internasional. Di mana, Benteng Wolio tersebut akan di daftarkan di United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organizatiom (Unesco).

baca juga: Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianase Terima DIPA dan TKDD 2022, Janji Percepat Pelelangan Barang dan Jasa Sesuai Himbauan Gubernur
“Pendaftaran ini tentu akan bermanfaat untuk perlindungan cagar budaya kita, termasuk keberlanjutannya juga ikut terjaga, namun sekali lagi, ini bukan perkara mudah dan murah. Oleh sebab itu, seminar akhir ini sebagai cara kita memulai, agar bisa menemukan langkah-langkah akademik yang kemudian dipakai sebagai rujukan pada pengusulan nantinya,” pungkasnya. (**)

Comments are closed.