F01.5A

Pewarta: Alyakin

BAUBAU, BP – Polsek Kawasan Pelabuhan Polres Baubau gagalkan pengiriman minuman tradisional jenis arak (Cap tikus-Red) di pelabuhan murhum, Minggu (02/10/2022). Rencananya minimum tersebut dikirim di Manokwari Papua Barat.

F01.5A

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, SIK melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polres Baubau AKP Yudhi Widhia Sarono, SH mengatakan minuman tradisional jenis arak yang diamankan sebanyak 12 dos. Masing-masing dengan ukuran 1,5 liter diisi didalam botol aqua dengan ukuran 1,5 liter.

“Berawal dengan datangnya kapal KM. Tilongkabila dari Bitung yang sandar di Pelabuhan Murhum Baubau, ada barang berupa beberapa dos yang di turunkan dari atas kapal KM. Tilongkabila. yang mana barang tersebut rencana akan di naikan di ke atas kapal KM. Tidar di pelabuhan Murhum Baubau yang akan sandar setelah kapal KM. Tilongkabila berangkat dari pelabuhan Murhum Baubau.” katanya.

Sesuai keterangan La Impa, pekerjaan Buruh TKBM Baubau, kata dia, bahwa pemilik barang tersebut diduga milik inisial PL yang bekerja sebagai oppsi atau penjual di atas kapal Pelni KM. Sinabung.

“Dia menghubungi lelaki La Impa melalui Via telpon, bahwa tolong jemput barang tersebut, berupa minyak di atas kapal pelni KM. Tilongkabila dari pelabuhan Bitung dengan tujuan Baubau,”katanya

Pada minggu 02 Oktober 2022, sekitar pukul 02.00 wita, lanjutnya, La Impa mengambil barang tersebut di atas kapal KM. Tilongkabila kemudian barang tersebut di titip, disimpan di mobil Open Cup untuk di kirim ke kapal Pelni KM. Tidar dengan tujuan pelabuhan Manokwari (Papua Barat).

F01.5B

Saat pengiriman barang Minuman Keras Tradisional tersebut ke atas kapal KM Tidar. Kata dia, petugas piket jaga mako Polsek Kawasan Pelabuhan Polres Baubau mencurigai minuman tradisional, kemudian dilakukan pemeriksaan dan menemukan bungkus plastik hitam.

“Setelah di lakukan pengecekan bahwa di dalam dos ditemukan minuman keras tradisional. susah diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Bau Bau.” katanya.

Atas penemuan minuman keras tradisional jenis arak tersebut,
Personil reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan langsung menghungi PL pekerjaan Opsi (penjual di atas kapal Pelni Km. Sinabung) melalui via telepon untuk meminta informasi. Namun dari pengakuan inisial PL, bahwa barang tersebut bukan miliknya.

“Ia juga di minta orang lain untuk mencarikan orang yang bisa bantu kirim dengan penyampaian kalau barang tersebut berisikan minyak goreng.” katanya.

baca juga: Polres Baubau Gelar Upacara Kesaktian Pancasila

Walaupun demikian, Kapolsek Kawasan Pelabuhan menghimbau kepada para penumpang yang akan naik dan turun dari atas kapal pelni agar tidak membawa minuman keras jenis apapun untuk sama – sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.(*)