F01.3 3

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Kelompok ini pada Oktober 2022 mengalami inflasi yoy sebesar 2,10 persen atau terjadi kenaikan indeks harga dari 104,42 pada Oktober 2021 menjadi 106,61 pada Oktober 2022.

Kepala BPS Kota Baubau Towedy Marthinus Layico S.Si mengungkapkan dari 3 subkelompok pada kelompok ini, subkelompok makanan mengalami inflasi yoy sebesar 0,58 persen; subkelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami inflasi yoy sebesar -0,49 persen dan subkelompok rokok dan tembakau mengalami inflasi yoy sebesar 12,37 persen.

F01.3 3

Kelompok ini pada Oktober 2022 memberikan andil/sumbangan inflasi yoy sebesar 0,6254 persen. Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi yoy, yaitu: rokok kretek filter 0,6254 persen; minyak goreng 0,2943 persen; bawang merah 0,1648 persen; ikan tuna 0,1099 persen; daun kelor 0,0947 persen; daun kelor 0,0947 persen; telur ayam ras 0,0937 persen; rokok putih 0,0817 persen; rokok kretek 0,0348 persen;

gula merah 0,0248 persen; daging sapi 0,0248 persen; susu bubuk untuk balita 0,0229 persen; susu kental manis 0,0216 persen; mie kering instant 0,0210 persen; gula pasir
0,0196 persen; makanan ringan/snack 0,0192 persen;
kangkung 0,0186 persen; beras 0,0186 persen; roti tawar 0,0160 persen; wortel 0,0156 persen; labu parang/manis/merah/kuning 0,0121 persen; susu bubuk untuk bayi 0,0107 persen; tahu mentah 0,0105 persen; anggur 0,0104 persen; tepung terigu
0,0095 persen;

ikan asap 0,0090 persen; kunyit 0,0079 persen; tempe 0,0070 persen; semangka 0,0063 persen; penyedap rasa/vetsin 0,0062 persen; apel 0,0061 persen; bawang putih 0,0055 persen; bayam 0,0050 persen; ice cream 0,0044 persen;

pir 0,0041 persen; udang basah 0,0039 persen; ikan asin 0,0038 persen; wafer 0,0037 persen; kacang panjang 0,0036 persen; kacang hijau 0,0035 persen; susu bubuk
0,0030 persen; daun sereh 0,0028 persen; tauge/kecambah 0,0024 persen; kerupuk 0,0021 persen; susu

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Oktober 2022 BRS No. 41/11/72/Th. X, 1 November 2022
bubuk untuk tulang/manula 0,0020 persen; susu bubuk untuk wanita hamil 0,0018 persen; ketela rambat 0,0014 persen; kacang tanah 0,0010 persen;

Kerupuk 0,0009 persen; kembang gula 0,0008 persen; cabai merah 0,0008 persen; kentang 0,0005 persen; teh 0,0004 persen; minuman kesegaran 0,0003 persen; kelapa muda 0,0002 persen; serta kacang merah 0,0001 persen.

Kelompok ini pada Oktober 2022 memberikan andil/sumbangan deflasi mtm sebesar -0,0939 persen. Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi mtm, yaitu: tomat -0,1238 persen; daun kelor -0,1093 persen; telur ayam ras -0,0485 persen; ikan kembung/gembung/banyar/gembolo/ aso-aso -0,0402 persen; minyak goreng -0,0252 persen; ikan katamba -0,0228 persen;

cabai merah -0,0205 persen; bayam -0,0183 persen; jagung muda/putren -0,0182 persen; ikan baronang -0,0160 persen; ikan bandeng/bolu -0,0081 persen; mie kering instant -0,0080 persen; wortel -0,0074 persen; udang basah -0,0071 persen; terong -0,0070 persen; kol putih -0,0064 persen; daging ayam ras -0,0058 persen; bawang putih -0,0031 persen; daging sapi -0,0029 persen; gula pasir -0,0026 persen;

kentang -0,0009 persen; cumi-cumi -0,0007 persen; ikan asin -0,0005 persen; susu bubuk untuk tulang/manula
-0,0002 persen; susu kental manis -0,0002 persen; serta susu bubuk untuk balita -0,0001 persen.

Untuik kelompok Pakaian dan Alas Kaki pada Oktober 2022 mengalami inflasi yoy sebesar 1,98 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 103,93 pada Oktober 2021 menjadi 105,99 pada Oktober 2022. Dari 2 subkelompok pakaian dan subkelompok alas kaki mengalami inflasi yoy masing-masing sebesar 1,08 persen dan
4,89 persen.

Kelompok ini pada Oktober 2022 memberikan andil/sumbangan inflasi yoy sebesar 0,1463 persen yang diberikan oleh komoditas: sepatu anak 0,0436 persen; sepatu wanita 0,0267 persen; seragam sekolah anak 0,0261 persen; baju anak stelan 0,0170 persen; kaos kaki anak 0,0151 persen; sandal anak
0,0088 persen; daster 0,0075 persen; sandal karet pria 0,0072 persen; celana panjang jeans anak 0,0048 persen; seragam sekolah wanita 0,0040 persen; pakaian bayi 0,0013 persen; celana pendek anak 0,0013 persen; celana panjang jeans pria 0,0006 persen; celana panjang katun wanita 0,0005 persen; celana dalam pria 0,0002 persen; celana pendek pria 0,0001 persen.

baca juga: Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo Dibebastugaskan Sementara, Kapolda Tunjuk Plh AKBP Suherman Sanusi

Kelompok ini pada Oktober 2022 memberikan andil/sumbangan inflasi mtm sebesar 0,0571 persen, yang diberikan oleh komoditas: sepatu anak 0,0222 persen; sepatu wanita 0,0211 persen; kaos kaki anak 0,0050 persen; seragam sekolah anak 0,0022 persen; seragam sekolah wanita 0,0017 persen; celana pendek anak 0,0013 persen; pakaian bayi 0,0012 persen; celana panjang jeans anak 0,0009 persen; sandal anak 0,0007 persen; serta daster 0,0003 persen.(*)