F01.2 3

Peliput: Hengki TA

LABUNGAKRI, BP – Pj Bupati Buton Tengah (Buteng) Muhammad Yusup, kembali melantik Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Fungsional lingkup Pemkab Buteng, yang bertempat di Lapangan Wakatodi Labungkari, Senin (21/11/2022)

F01.2 3

Sebanyak 33 pejabat yang dilantik, berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor 568 tahun 2022, tentang Pengangkatan dan Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Fungsional lingkup Pemkab Buteng

Salah satunya, Jamuri diangkat menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keungan, Sarifuddin Sekretaris Badan Pendapatan Daerah, Irwan Seni Rajab Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Ismail Rewa Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Yuliarti Sekretaris Koperasi dan UMKM, Sabarudin Kandau Kabag Umum Sekeretariat Daerah, dan Nafiu sekretaris Dinas Pendidikan.

Dalam sambutannya, Muhammad Yusup mengatakan, ini merupakan agenda ke dua, pelantikan dan mutasi, yang dilakukan. Oleh sebab itu, ia sampaikan ke para pejabat, setiap istansi pemerintah merupakan bagaian dari organisasi, dalam rangka pemantapan dan peningkatan fasilitas kelembagaan serta merupakan dari pada pola pembinaan karir kepegawaian

Sehingga, sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini dapat dimaknai, terutama pada sudut kepentingan organisasi, bukan penempatan figur-figur pejabat pada jenjang kepentingan tertentu

“Saya bukan politisi, saya birokrasi jadi jangan berpikir bahwa ini ada kepentingan-kepentingan politik, sama sekali tidak ada karena saya datang ke sini untuk menjalankan tugas, mengisi kekosongan kepala daerah. Saya adalah orang birokrasi murni, yang tidak punyak kepentingan, jangan di kait-kaitkan dengan masalah politik,” jelasnya.

Lanjutnya, pengembangan karir pegawai, tidak semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih mengutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar tetap berjalan.

Terutama, dalam kaitannya dengan kegiatan prioritas pembanguan. Oleh sebab itu, harapannya senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

“Yakin dan percaya, khususnya para pejabat yang baru saja dilantik, tidak punya integritas, tidak loyal, apa lagi tidak disiplin dan komitmen, maka saya akan evaluasi kembali, selama masih menjabat disini,” ungkapanya.

Kemudian, harus bersifat sensitif dan responsif, terhadap pantangan dan permasalahan baru yang timbul baik didalam maupun diluar organisasi. Sehingga, untuk para pejabat harus memili kepekaan, salah satunya kepekaan sosial.

“Jadi kita bisa tahu, apa yang dibutuhkan masyarakat, tidak hanya sekedar bekerja datang dikantor, tetapi punya kepekaan apa yang sesunggunya yang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Selanjutnya, mempunyai wawasan jauh kedepan dan mampu membuat terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistematik untuk kepentingan organisasi. Kbususnya para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga harus memiliki inovasi, untuk kemajuan daerah hingga menyelesaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi.

“Perlu dibutuhkan inovasi dan kreativitas, untuk bekerja bagaimana menjawab tantangan kebutuhan masyrakat. Ini bukan hal yang mudah, maka dari itu saya sampaikan untuk selalu berkarya hingga bisa mengikuti perubahan yang terjadi,” harapnya.

baca juga: Hugua Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Buton Tengah

Selain itu, mempunyai kemampuna untuk mengkobinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumberdaya secara optimal, sehingga menghasilkan produktifitas kerja secara maksimal.(*)