F08.1Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse melantik pejabat fungsional

BAUBAU, BP-Setelah sekian lama tertunda, Wali Kota Baubau La Ode Ahmad akhirnya mengukuhkan sekitar 262 pejabat fungsional lingkup Pemkot Baubau di Aula Kantor Wali Kota Baubau Palagimata Jumat (12/5/2023).
Menurutt Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, para pejabat fungsional hasil penyetaraan jabatan yang dan pejabat administrasi yang dilantik menjadi babak baru untuk memasuki sistem kerja birokrasi yang fleksibel dan lebih sederhana.

F08.1
Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse melantik pejabat fungsional

Dikatakan, dalam melakukan penyederhanaan birokrasi, pemerintah tidak hanya menghapus struktur birokrasi, tetapi juga melakukan penyesuaian sistem kerja dan menyetarakan pejabat administrasi menjadi pejabat fungsional. di daerah, kebijakan tersebut menyasar pada jabatan eslon IV atau jabatan pengawas.

“Atas kebijakan tersebut, saat ini Pemkot Baubau telah mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri. Kemudian, juga telah menyiapkan perwali yang menyesuaikan rekomendasi tersebut. Dan pada hari ini kami melantik SDM-nya, yakni para pejabat fungsional hasil penyetaraan jabatan. dengan demikian, pejabat fungsional yang dilantik hari ini telah dapat bekerja dengan sistem dan mekanisme kerja baru,”katanya.

La Ode Ahmad Monianse mengakui, masih banyak perangkat sistem kepegawaian yang perlu dilengkapi. Pemerintah pusat baik melalui Kemendagri, Kemenpan RB maupun BKN saat ini terus berupaya untuk melengkapi perangkat regulasi guna penyederhanaan menunjang birokrasi.
Sembari itu, penyetaraan jabatan harus tetap berjalan. Kebijakan penyederhanaan birokrasi, diikuti dengan transformasi cara kerja pemerintahan yang cukup mendasar. sistem kerja yang sebelumnya bersifat hierarkis berjenjang, berubah menjadi sistem kerja yang sederhana dan mengedepankan kerja tim yang fokus pada hasil.

Lebih lanjut dijelaskan.sistem kerja penyederhanaan birokrasi adalah kerja-kerja kolaboratif, yang membutuhkan sinergi dan kerja sama antar sesama rekan OPD, antar OPD bahkan lintas instansi pemerintah daerah. Untuk itu, pihaknya menekankan kepada para pejabat yang dilantik hari ini, untuk segera beradaptasi dengan transformasi sistem kerja baru tersebut. Budaya kerja baru yang lebih profesional, lincah dan dinamis.

“Saat ini, menuntut para ASN memiliki kinerja yang lebih optimal sesuai dengan kompetensinya. Karenanya, kami mendorong para pejabat fungsional yang dilantik hari ini, termasuk para pejabat lainnya untuk aktif melakukan pengembangan diri, meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Tingkatkan literasi peraturan perundang-undangan khususnya yang terkait dengan teknis bidang tugas saudara-saudara. ikuti pelatihan, bimbingan teknis, dan seminar-seminar terkait,”tutupnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau berpesan kepada seluruh ASN untuk senantiasa menjaga loyalitas dan integritas, serta meningkatkan produktifitas. Modal besar untuk melakukan hal tersebut adalah dengan menumbuhkan sikap disiplin, baik disiplin jam kerja dengan masuk kantor lebih awal dan pulang tepat waktu; disiplin melaksanakan tugas dan fungsi yang diamanahkan; serta disiplin menjalankan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, hidupkan jiwa melayani. masyarakat yang datang jangan diperlakukan seperti bawahan yang menghadap ke atasan, tetapi perlakukan masyarakat selayaknya mitra kerja. Jika telah terpenuhi persyaratan dan prosedur, maka segera diberi pelayanan dan jika belum, maka diberikan solusi dan kemudahan selama tidak melanggar ketentuan yang berlaku.

baca juga: Berdasarkan Aturan Walikota Berhentikan Dirut PDAM Baubau Jimmy Hersandy Selama 1 Bulan, Monianse: Setelah Itu Baru Diputuskan Apakah Berhenti Permanen atau Direhabilitasi

Sementara itu selain mengukuhkan pejabat fungsional, Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse juga melantik pejabat beberapa struktural diantaranya 3 orang lurah yakni Lurah Bone- Bone Ramadan, Lurah Sulaa Yusri, Lurah Palabusa Zain T dan beberapa kepala seksi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan salah satunya Razak, S.Pd.(*)