Diskusi Bupati Buteng Azhari–Gubernur Sultra ASR Bahas Arah Pembangunan ButengDiskusi Bupati Buteng Azhari–Gubernur Sultra ASR Bahas Arah Pembangunan Buteng

BUTON TENGAH – Komunikasi antarpemerintah yang berbasis data dan argumentasi rasional menjadi kunci lahirnya kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Hal itu ditegaskan Bupati Buton Tengah, Azhari, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. “Diskusi Bupati Buteng Azhari–Gubernur Sultra ASR Bahas Arah Pembangunan Buteng,”

Diskusi Bupati Buteng Azhari–Gubernur Sultra ASR Bahas Arah Pembangunan Buteng
Diskusi Bupati Buteng Azhari–Gubernur Sultra ASR Bahas Arah Pembangunan Buteng

Menurut Azhari, setiap diskusi dengan pimpinan daerah tidak boleh bersifat formalitas, melainkan harus membawa substansi yang kuat demi kepentingan masyarakat luas.

“Diskusi harus membawa data dan logika yang baik. Bukan hanya untuk menyenangkan pimpinan, tetapi demi kepentingan bersama dan kemajuan daerah kita, Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Pandangan tersebut mengemuka setelah Azhari melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Sultra di ruang kerja gubernur. Pertemuan itu berlangsung hampir dua jam dan berlangsung dalam suasana dialog terbuka.

Dalam pertemuan tersebut, Azhari memaparkan berbagai rencana strategis pembangunan Kabupaten Buton Tengah yang disusun berdasarkan potensi daerah serta kebutuhan jangka panjang masyarakat.

“Kami berdiskusi cukup lama. Saya menjelaskan apa saja yang sedang dan akan kami rencanakan di Buton Tengah. Alhamdulillah, Bapak Gubernur mendengar dengan sangat baik dan memberikan banyak masukan,” ujar Azhari.

Beberapa sektor prioritas yang dibahas meliputi pengembangan pendidikan melalui rencana kehadiran Kampus B Universitas Sembilanbelas November (USN) di Buton Tengah, penguatan sektor pariwisata, serta pengembangan budidaya lobster sebagai komoditas unggulan sektor kelautan.

Azhari mengungkapkan, Gubernur Sultra menunjukkan ketertarikan besar terhadap potensi daerah yang dimiliki Buton Tengah. Respons positif tersebut dinilai sebagai sinyal dukungan terhadap arah pembangunan yang sedang disusun pemerintah kabupaten.

Bahkan, Gubernur Sultra menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan kerja ke Buton Tengah pada bulan depan guna melihat langsung potensi daerah yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Salah satu agenda yang disampaikan dalam rencana kunjungan itu adalah peninjauan kawasan tiga teluk, yang menjadi salah satu ikon pariwisata Buton Tengah, dengan agenda berkeliling menggunakan speed boat.

Azhari menambahkan, pertemuan tersebut merupakan kali ketiga dirinya berdiskusi langsung secara mendalam dengan Andi Sumangerukka, sejak yang bersangkutan masih menjabat sebagai Pangdam hingga kini sebagai Gubernur Sultra.

Ia menilai, Gubernur Sultra merupakan figur pemimpin yang terbuka terhadap dialog dan menghargai argumentasi yang dibangun berdasarkan data.

baca juga:

  1. KPU Buteng Tetapkan Azhari dan Adam Basan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2025-..
  2. Ini Alasan MK Tolak Gugatan Pilkada Buton Tengah, SAMA AZAN Bupati Buteng 2025-2030, La Andi Legowo, KPUD Besok Lakukan Pleno Penetapan Calon Terpilih

“Beliau bukan tipe pemimpin yang satu arah. Kalau argumen kita logis dan datanya kuat, beliau akan mengakui dan mendukung,” jelas Azhari.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, guna mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.(*)

Berita ini juga tayang di Surat Kabar Harian (SKH) Koran Baubau Post versi cetak tanggal 26 januari 2026 dan versi koran online di www.durasitimes.com dan e-paper koran Baubau Post di www.baubaupost.com

 

Baca Berita Lainnya:

Pemda Buton Tengah Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBGPemda Buton Tengah Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBG

BUTON TENGAH, BP– Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mendorong sinergi lintas sektor serta pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai basis utama ketahanan pangan daerah. “Pemda Buton Tengah Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBG,”

Pemda Buton Tengah Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBG
Pemda Buton Tengah Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBG

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Program MBG yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Koordinator Wilayah Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Aula Pancana Lantai V Kantor Bupati Buton Tengah.

Sosialisasi dipandu oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pangan Kabupaten Buton Tengah, Drs. Andy Nursin, M.Si. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Kasatpel SPPG), mitra pelaksana, SPPI, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, hingga Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Tengah.

Dalam pemaparannya, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Buton Tengah, Sela Wati Tomia, S.M., M.M., menekankan pentingnya pemanfaatan komoditas pangan lokal sebagai sumber utama bahan baku dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, strategi tersebut menjadi kunci keberlanjutan Program MBG sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan daerah.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya berdampak pada kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya bagi petani dan pelaku usaha pangan di Buton Tengah.

Dukungan terhadap pelaksanaan program juga datang dari unsur TNI. Perwakilan Kodim Buton, Danramil 1413-08/Gu Kapten Inf. Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya menjalankan sistem pelaporan kegiatan SPPG secara rutin dan berjenjang dari aspek teritorial. Mekanisme tersebut bertujuan memastikan pengawasan serta pengendalian program berjalan secara terukur di wilayah.

Sementara itu, dari unsur kepolisian, Wakil Kepala Polres Buton Tengah, Kompol Bagio, memaparkan peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Peran tersebut mencakup pengamanan distribusi, pengadaan bahan pangan, hingga mendukung kelancaran aktivitas produksi pangan masyarakat.

baca juga:

  1. Undur Diri Azhari Sebagai PNS Sah, PHPU Buton Tengah Ditolak MK, SAMA AZAN Bupati Buteng 2025-
  2. Pj Gubernur Sultra ABR Lantik Tiga Penjabat Bupati di Daratan Buton, La Haruna Gantikn Mustari, Konstatinus Gantikan Andi Muh Yusuf, dan Parinringi Gantikan La Ode Budiman

Melalui forum tersebut, para peserta juga merumuskan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat pelaksanaan Program MBG di daerah. Rekomendasi itu meliputi pemanfaatan pangan lokal sebagai bahan baku dapur SPPG, optimalisasi pemanfaatan pekarangan, pembukaan lahan pertanian baru, serta pendampingan teknis oleh OPD terkait.

Selain itu, peserta juga mendorong adanya dukungan regulasi dari pemerintah daerah dalam pengaturan suplai dan pengadaan pangan, serta pemberdayaan UMKM lokal agar dapat terlibat aktif sebagai penyedia bahan baku bagi dapur SPPG.

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap, melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi serta kesejahteraan masyarakat.(*)

 

Visited 24 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *