Jaga Kesehatan Selama Ramadhan, Direktur ACC Arief Munandar Ingatkan Pentingnya Adaptasi Sejak DiniJaga Kesehatan Selama Ramadhan, Direktur ACC Arief Munandar Ingatkan Pentingnya Adaptasi Sejak Dini

BAUBAU, DT – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan, geliat masyarakat di Baubau semakin terasa. Aktivitas ibadah di masjid mulai meningkat, sementara persiapan menyambut puasa terlihat di berbagai wilayah. Di balik semangat tersebut, tenaga kesehatan menilai pentingnya kesiapan fisik agar ibadah dapat dijalankan secara maksimal. “Jaga Kesehatan Selama Ramadhan, Direktur ACC Arief Munandar Ingatkan Pentingnya Adaptasi Sejak Dini,”

Jaga Kesehatan Selama Ramadhan, Direktur ACC Arief Munandar Ingatkan Pentingnya Adaptasi Sejak Dini
Jaga Kesehatan Selama Ramadhan, Direktur ACC Arief Munandar Ingatkan Pentingnya Adaptasi Sejak Dini

Kesadaran menjaga kesehatan selama Ramadhan bukan hal baru dalam tradisi umat Muslim. Dalam catatan sejarah global, umat Islam di berbagai negara selalu menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah dan kondisi tubuh agar esensi puasa tetap terjaga. Di Indonesia, edukasi kesehatan menjelang Ramadhan bahkan telah menjadi agenda rutin sejak dekade 1990-an melalui berbagai lembaga kesehatan dan keagamaan.

Di Baubau, salah satu pihak yang aktif memberikan edukasi adalah Arief Care Center (ACC). Direktur ACC, Arief Munandar, S.Kep., Ns., MM, menuturkan bahwa perubahan pola makan, istirahat, dan aktivitas fisik selama Ramadhan memerlukan adaptasi bertahap. “Puasa itu bukan hanya ibadah, tetapi juga proses biologis. Tubuh perlu waktu untuk menyesuaikan diri,” ujarnya dalam wawancara, Rabu (18/2/2026).

Arief menjelaskan bahwa gangguan kesehatan sering muncul pada awal Ramadhan karena perubahan pola hidup yang dilakukan secara mendadak. Menurutnya, banyak masyarakat terbiasa mengonsumsi kopi di pagi hari, makanan bersantan, pedas, atau ikan asin, sehingga ketika pola tersebut berhenti tiba-tiba, tubuh memberi reaksi berupa sakit kepala, gangguan lambung, atau rasa lemas.

“Biasanya keluhan pertama itu sakit kepala karena penurunan kafein,” ungkap Arief. Ia menambahkan bahwa perubahan jadwal makan yang drastis dapat memicu gangguan pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat maag atau gastritis.

Selain itu, para penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes juga memerlukan perhatian khusus menjelang memasuki bulan puasa. Berdasarkan pengalaman pelayanan kesehatan di ACC, Arief mengungkap masih sering ditemui pasien dengan tekanan darah yang tidak stabil atau penurunan gula darah akibat kurangnya persiapan. “Puasa bermanfaat untuk metabolisme, tapi bagi penderita penyakit tertentu tetap harus konsultasi,” katanya.

Secara global, beberapa lembaga kesehatan dunia mencatat bahwa puasa Ramadhan dapat memberikan manfaat kesehatan seperti perbaikan sensitivitas insulin dan penurunan kadar lemak tubuh, asalkan dijalankan dengan pola makan yang baik. Namun, ketidakteraturan sahur dan berbuka sering menjadi faktor yang memicu masalah kesehatan pada sebagian masyarakat.

Arief menekankan bahwa sahur merupakan pilar penting untuk menjaga energi selama berpuasa sekitar 13–14 jam. Karbohidrat kompleks, protein seimbang, serta buah-buahan yang kaya air dinilai mampu menjaga daya tahan tubuh. “Hindari makanan asin dan gorengan berlebih, itu bikin cepat haus dan gampang lemas,” jelasnya.

Sementara itu, dalam tradisi internasional, pola berbuka puasa secara bertahap telah lama dilakukan, terutama di kawasan Timur Tengah. Konsumsi kurma dan air sebelum makanan utama dipercaya membantu tubuh menyesuaikan kadar gula darah secara stabil. Di Indonesia, pendekatan serupa mulai mendapat perhatian dari para ahli gizi untuk mencegah lonjakan gula darah.

Arief juga mengingatkan bahwa kebiasaan berbuka dengan makanan manis berlebihan dapat membahayakan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko tinggi terhadap gangguan metabolik. “Buka puasa itu jangan balas dendam. Mulailah pelan-pelan,” ujarnya.

baca juga:

  1. Data Akurat Jadi Kunci Dinkes Baubau Atasi TBC dan HIV di Tahun 2026
  2. Vaksinasi 126 CJH 2026 Dimulai, Empat Puskesmas Baubau Siapkan Layanan Khusus

Selain makanan, faktor istirahat juga menjadi penentu kesehatan selama Ramadhan. Pola tidur yang berubah akibat bangun sahur dan kegiatan ibadah malam sering menurunkan kualitas tidur masyarakat. Menurut Arief, pengaturan tidur dan hidrasi menjadi dua elemen yang kerap terabaikan padahal sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan stamina.

Menutup penjelasannya, Arief mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki pola hidup. “Ramadhan itu bukan sekadar ibadah, tetapi kesempatan memperbaiki diri. Tubuh yang sehat akan mendukung ibadah yang lebih maksimal,” pungkasnya.(*)

baca berita lainnya:

BPJS Kesehatan Puji Transformasi Digital Faskes Baubau di Evaluasi JKN, Empat Puskesmas Baubau Dinilai Terbaik dalam Implementasi Digital JKNBPJS Kesehatan Puji Transformasi Digital Faskes Baubau di Evaluasi JKN, Empat Puskesmas Baubau Dinilai Terbaik dalam Implementasi Digital JKN

BAUBAU, BP — Upaya digitalisasi layanan kesehatan di Kota Baubau mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan setelah menunjukkan perkembangan signifikan dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penilaian tersebut disampaikan pada kegiatan evaluasi implementasi digitalisasi yang melibatkan rumah sakit, puskesmas, dan klinik, Rabu (18/02/2026). “BPJS Kesehatan Puji Transformasi Digital Faskes Baubau di Evaluasi JKN, Empat Puskesmas Baubau Dinilai Terbaik dalam Implementasi Digital JKN,”

BPJS Kesehatan Puji Transformasi Digital Faskes Baubau di Evaluasi JKN, Empat Puskesmas Baubau Dinilai Terbaik dalam Implementasi Digital JKN
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Digital Faskes Baubau di Evaluasi JKN, Empat Puskesmas Baubau Dinilai Terbaik dalam Implementasi Digital JKN

Dalam pertemuan tersebut, BPJS Kesehatan menyoroti kesiapan fasilitas kesehatan di Baubau yang dinilai mampu menyesuaikan diri dengan standar digitalisasi nasional. Bahkan, sejumlah capaian di Baubau disebut melampaui daerah lain dalam wilayah kerja yang sama.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Apt. Sarman Palipadang., S.Farm., M.Kes., AAK., CESP., CT menegaskan bahwa digitalisasi merupakan pilar utama transformasi layanan kesehatan. “Dari data yang kami terima, Baubau menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ini membuktikan bahwa wilayah kepulauan pun mampu berlari cepat dalam layanan digital,” ujarnya.

Sejumlah puskesmas yang dinilai berhasil mengimplementasikan standar digitalisasi menerima apresiasi langsung dari jajaran Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan. Pengakuan tersebut diberikan berdasarkan indikator kinerja, pemanfaatan aplikasi, dan konsistensi pemantauan pelayanan.

Meski demikian, BPJS Kesehatan tetap mencatat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, di antaranya optimalisasi sistem antrean online, penggunaan aplikasi Mobile JKN, serta pemanfaatan fitur i-Care yang belum seragam di seluruh faskes. Beberapa fasilitas kesehatan juga disebut perlu meningkatkan literasi digital staf dan tenaga kesehatan.

Sarman menjelaskan bahwa beberapa rumah sakit di Baubau bahkan telah mencapai kategori hijau untuk pemanfaatan Mobile JKN. “Ada fasilitas yang pencapaiannya melampaui target nasional, dan ini tentu membanggakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B menyampaikan bahwa digitalisasi terbukti memberi kemudahan nyata bagi masyarakat. Ia menilai percepatan administrasi pasien dan penyederhanaan alur pelayanan merupakan terobosan penting dalam pelayanan publik.

“Digitalisasi membuat proses lebih cepat dan lebih efisien. Masyarakat merasakan sendiri manfaatnya, dari pendaftaran hingga pelayanan di faskes,” ujarnya dalam sambutannya.

Frederik menambahkan bahwa meski sudah berjalan baik, evaluasi tetap diperlukan untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah. Ia mendorong seluruh fasilitas kesehatan di Baubau untuk aktif mengikuti kegiatan evaluasi agar rekomendasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara konsisten.

Dalam diskusi evaluasi tersebut, BPJS Kesehatan juga menyinggung tentang isu penonaktifan kepesertaan JKN yang sempat terjadi. Menurut Sarman, kondisi di Baubau masih terkendali dan tidak menimbulkan gejolak. Ia menegaskan bahwa proses reaktivasi telah disosialisasikan dan masyarakat dapat meminta pendampingan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan.

“Jika ada peserta yang mengalami kendala, cukup hubungi BPJS atau petugas BPJS satu di rumah sakit. Kami pastikan prosesnya jelas dan terkoordinasi,” ujarnya.

Pemerintah Kota Baubau juga disebut telah menyiapkan skema penjaminan bagi masyarakat yang terdampak penonaktifan kepesertaan. Kolaborasi dengan Dinas Sosial menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan jaminan kesehatan warga.

Secara nasional, digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi agenda utama sejak diterbitkannya kebijakan transformasi sistem kesehatan oleh Kementerian Kesehatan pada 2021. Program seperti SATUSEHAT, rekam medis elektronik, dan antrean online menjadi tonggak integrasi kesehatan digital di Indonesia.

Di tingkat global, digital health tercatat berkembang pesat pascapandemi COVID-19. Menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2022, lebih dari 80 persen negara di dunia mulai menerapkan sistem kesehatan berbasis digital untuk mempercepat akses dan efektivitas layanan publik. Indonesia termasuk negara berkembang yang dinilai agresif dalam mengadopsi digitalisasi layanan kesehatan.

baca juga:

  1. Data Akurat Jadi Kunci Dinkes Baubau Atasi TBC dan HIV di Tahun 2026
  2. Pemerintah Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Dokter Spesialis di Daerah Terpencil

Sejalan dengan tren tersebut, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa integrasi data, layanan daring, dan percepatan digitalisasi merupakan fondasi modernisasi JKN yang harus diadopsi hingga tingkat faskes daerah.

Melalui evaluasi ini, BPJS Kesehatan berharap Baubau dapat mempertahankan momentum dan terus memperbaiki layanan digital agar pelayanan kesehatan semakin cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh peserta JKN.(*)

Visited 15 times, 5 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *