Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026

Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026 Versi PDF

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026

01 11 02 10 03 11 04 11 05 11 06 11 07 11 08 11

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 18 Mei 2026
  2. Koran Online Baubau Post Edisi 14 Mei 2026

 

baca berita lainnya:

 

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM  – Pemerintah Kota Baubau resmi menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kota Baubau Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet usia pelajar sekaligus penjaringan bibit muda berprestasi untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi hingga nasional. “Pemkot Baubau Jadikan POPDA 2026 Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi,”
Pemkot Baubau Jadikan POPDA 2026 Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
Pemkot Baubau Jadikan POPDA 2026 Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Pembukaan ajang olahraga pelajar tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Baubau Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Mohamad Tasdik, yang hadir mewakili Wali Kota Baubau. Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti pelajar dari berbagai sekolah di Kota Baubau.

Dalam sambutannya, Mohamad Tasdik menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi instrumen penting dalam mengevaluasi keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di daerah.

“POPDA 2026 ini menjadi ajang evaluasi untuk mengukur capaian prestasi atlet pelajar kita. Pembinaan olahraga harus dilakukan secara berjenjang mulai tingkat kota, provinsi hingga nasional,” ujar Mohamad Tasdik.

Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi olahraga di tingkat pelajar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Baubau tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Baubau pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang.

Mohamad Tasdik mengatakan, Pemerintah Kota Baubau memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan POPDA, mulai dari panitia penyelenggara, guru pendamping, pelatih, wasit hingga juri pertandingan.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet muda yang mampu membawa nama Baubau lebih dikenal di tingkat nasional,” katanya.

5 3

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan hal lumrah dalam kompetisi olahraga.

“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang paling penting adalah sportivitas dan profesionalisme harus tetap dijaga,” tegasnya.

Selain peserta, perangkat pertandingan juga diminta bekerja secara profesional dan adil dalam mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku demi menjaga kualitas kompetisi.

“Wasit dan juri harus bertindak tegas, objektif, dan adil agar pertandingan berjalan berkualitas dan dipercaya semua pihak,” tambah Mohamad Tasdik.

Secara historis, POPDA merupakan bagian dari sistem pembinaan olahraga pelajar yang telah lama diterapkan di Indonesia. Program kompetisi pelajar antardaerah mulai berkembang sejak era 1980-an sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini sebelum memasuki ajang yang lebih besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kompetisi internasional.

Di tingkat nasional, banyak atlet Indonesia lahir dari kompetisi olahraga pelajar dan pembinaan usia muda. Sejumlah nama besar seperti legenda bulu tangkis Susi Susanti dan Alan Budikusuma diketahui meniti karier dari pembinaan olahraga sejak usia sekolah sebelum akhirnya mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

baca juga:

  1. Gubernur Sultra ASR Temui dan Konsultasi ke Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Soal Lahan Mako
  2. SMK Negeri 3 Baubau Siap Buka Enam Jurusan untuk SPMB 2026/2027, Seni Tari Jadi Program Baru Unggulan dan Pertama di Sultra

Sementara secara internasional, sistem kompetisi olahraga pelajar juga menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet muda di berbagai negara. Ajang seperti Youth Olympic Games yang digagas International Olympic Committee menjadi contoh bagaimana pembinaan usia muda dipersiapkan untuk mencetak atlet profesional dan berprestasi global.

Pemerintah Kota Baubau berharap POPDA 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang sehat, kompetitif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui prestasi olahraga.

Melalui pelaksanaan POPDA tahun ini, sinergi antara pemerintah, sekolah, pelatih, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pengembangan olahraga pelajar di Kota Baubau secara berkelanjutan.(*)

Visited 21 times, 22 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *