F01.7 Rusman EmbaRusman Emba

Peliput: Iman Supa
RAHA,BP-Bupati Muna LM. Rusman Emba yang digadang maju bertarung di Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Periode 2018-2023, menegaskan belum ada keputusan dari DPP PDI Perjuangan mengenai kader yang akan diusung.

Pernyataan itu keluar setelah merespons pernyataan DPC PDIP Kabupaten Muna Barat (Mubar) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara 2018 mendatang bahwa LM. Rusman Emba tidak akan didukung.

Rusman Emba yang ditemui di acara Halal Bihalal Dinas Pertanian, Kamis (20/7) menegaskan belum adanya putusan kader yang akan diusung DPP Partai PDIP, mengenai pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Kabupaten Mubar.

“Persoalan pernyataan DPC PDI Perjuangan Mubar merupakan pernyataan politis, Terlalu prematur terkait dukungan untuk saat ini, kalau DPP memberikan dukungan kepada saya tentu ini sebuah Kebijakan partai, dan ketika DPP Partai PDI Perjuangan memberikan dukungan pada Pak Hugua tentu kita dukungan full , karena bukan bicara persoalan personal tetapi bicara kebesaran partai berkiprah di Sultra sehingga menciptakan kesejahteraan masyarakat,”Tegasnya

Lanjutnya, Rusman menyampaikan Maju di Pilgub telah membawah perubahan yang signifikan di Kabupaten yang dipimpinnya, Pasalnya tata ruang Kababupaten Muna di tahun 2017 sudah terlihat jelas dari bangunan monumental telah menunjukkan perubahan serta infrastruktur jalanan menuju desa telah dilakukan pelebaran.

“Jika orang mengerjakan 10 tahun, kita bisa mengerjakan dalam waktu satu tahun dan kita akan buktikan di tahun 2017 ini. Insya Allah pendapatan ekonomi akan bertambah termaksud konektivitas, saya kira semua masyarakat tahu Lion Air dan Garuda merupakan dari kerja keras dan komunikasi kita sampai pada tataran baik Kementerian hingga pada Wapres RI, itu usaha kita dan langkah awal, karena kebijakan pemerintah hari ini arahnya bagaimana masyarakat bisa produktif,” terang Rusman.

Namun dirinya selaku kader partai PDIP mengakui tetap menghargai apa yang akan menjadi putusan DPP yang lebih memprioritaskan dalam membesarkan partai.

“Persoalan siapa yang dicalonkan pada akhirnya mengacu pada elektabilitas, siapa yang bisa diterima masyarakat dan memiliki potensi pemenangan. Tentu kita berharap banyak kepada ketua DPD PDIP Sultra, tapi kita butuh alternatif-alternatif untuk itu,” tutupnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today