BAUBAU, baubaupost.com – Bandara Betoambari Kota Baubau saat ini hanya dapat didarati oleh pesawat jenis ATR. Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau telah menyiapkan rencana untuk menambah landasan pacu Bandara Betoambari menjadi 2,5 kilometer agar dapat didarati pesawat jenis Boeing.
Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, Hado Hasina ditemui saat peresmian rute Baubau-Ambon, Rabu (07/03) mengatakan, landasan pacu saat ini dengan panjang 1800 meter dengan lebar 30 meter. Untuk menambah panjang landasan pacu, maka salah satu ruas jalan poros Baubau-Batauga harus dialihkan.
“Landasan pacu itu sudah buntu karena ada jalan provinsi, kalau kita butuh lagi setengah kilometer pemanjangan landasan pacu, maka pemerintah provinsi harus membuat jalan baru dan jalan lama dapat digunakan sebagai bagian dari landasan pacu,” katanya.
Hado menyebutkan, landasan pacu di Kota Baubau idealnya dengan panjang 2,5 kilometer dan lebar 45 meter. Diakui jika proses pembangunan landasan pacu terkendala di administrasi keuangan.
“Kami banyak berharap ke depan minimal dimulai dengan pesawat jenis bombardier, namun landasan pacu masih kurang 200 meter, kalau bukan adminsitrasi keuangan yang sulit itu sudah terwujud, tapi saya akan bicarakan dengan Dirjen,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Pelaksana Kepala Bandara Betoambari, Erni. Pihaknya meminta kepada Pemkot Baubau untuk meningkatkan landasan pacu Bandara Betoambari.
“Khususnya untuk penambahan lahan bandara, sehingga kita tidak hanya menampung pesawat jenis ATR saja, namun bisa menampung pesawat yang lebih besar lagi,” tuturnya. (**)
Peliput: Zaman Adha

