F01.4 SamauddinSamauddin

Peliput: Zul Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Salah satu situs sejarah di Kota Baubau yakni Benteng Sorawolio. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyebutkan, benteng tersebut belum mendapatkan perhatian.

Kepala Disdikbud melalui Staf Cagar Budaya Samaudin saat ditemui Rabu, (18/04) mengatakan, pelestarian Benteng Sorawolio terkendala anggaran. Sehingga pelestarianya juga belum berjalan maksimal.

“Kami sudah mengusulkan hanya penangannya yang belum maksimal karena anggaran ini bukan anggaran kecil, sehingga Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Makassar yang punya peran,” ujarnya.

Menurut Samaudin, ada beberapa masyarakat yang mengklaim, lahan di sekitaran Benteng Sorawolio merupakan tanah leluhur mereka. Namun hal ini dibantah oleh pihaknya.

“Tidak ada di sekitar Benteng Sorawolio tersebut tanah leluhur, dan bila situs-situs ini dibiarkan maka akan hilang dengan sendirinya,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, masyarakat harus harus peduli dengan pelestarian situs sejarah di Kota Baubau. Karena bukan hanya tugas pemerintah kota, namun juga menjadi tanggung jawab bersama.

“Situs-situs sejarah di Kota Baubau adalah kebanggaan masyarakat. Benteng sorawolio bukan hanya milik orang Baubau namun milik seluruh Kesultanan Buton,” tutupnya. (#)

Visited 2 times, 1 visit(s) today