Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Cabang Olaharaga (Cabor) selam pertama kali menyumbangkan medali emas untuk Kota Baubau di Porprov Sultra ke XIII, Kamis (06/12).

Namun, pada cabor ini rupanya tidak ditargetkan untuk meraih emas.

Ofisial Cabor Selam Mustakim mengatakan, meski tidak memasang target tertentu, namun tetap berusaha mempersembahkan emas kepada Kota Baubau. Ia menceritakan sebelum mengikuti Porprov ke XIII, pihaknya fokus melakukan latihan di perairan Warumusio.

“Proses latihan saat masih di Baubau sebelum dilakukan TC (training center), jauh sebelumnya kami telah melakukan latihan rutin setiap minggunya,” terangnya.

Atlet peraih medali emas pertama Kota Baubau kelas 5000 Meter Fin Swimming Putra Ahmad Riskan, mengatakan keberhasilannya karena latihan yang giat dan jam terbang kedinasan yang cukup lama.

Menurutnya, dalam melakukan penyelaman dibutuhkan ketenangan dalam mengatur pola pernapasan.

“Pengambilan napas itu harus berirama, santai dan jangan terburu-buru,” ungkap Sabda sapaan akrabnya.

Menurutnya lawan terberat saat bertanding melakukan penyelaman adalah Kota Kendari, namun berhasil ditaklukan. Anggota TNI AL ini juga mencerikan kesiapannya mengikuti Porprov sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum dilakukan pertandingan, terlebih saat berdinas di TNI AL, dirinya terus mengasah kemampuannya untuk penyelaman.
“Dari kedinasan, saya dituntut membawa alat dan latihannya itu-itu terus, makanya saat ikut Porprov saya mintanya Fin Swimming,” tandasnya. (**)

Visited 2 times, 1 visit(s) today