Peliput: Saiful
BAUBAU, BP- Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kota Baubau akan memperketat pengawasan lalu lintas perikanan di Pelabuhan Murhum dan Bandara Betoambari saat arus mudik lebaran nanti.
Hal itu untuk mengantisipasi penyeludupan ikan yang tidak berizin. Kepala BKIPM Kota Baubau Arsal menduga, akan banyak oknum yang memanfaatkan arus mudik lebaran dalam menyeludupkan ikan dengan ilegal.
“BKIPM akan mengawasi secara ketat lagi, karena kita ketahui bahwa di musim lebaran ini, banyak oknum-oknum yang bisa memanfaatkan terkait dengan lalu lintas komoditi perikanan yang di larang,” duganya.
Gagasan tersebut, kata Arsal, berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Unit Pelayanan Pelabuhan Murhum, Pelni, Migrasi dan Bea Cukai, Karantina Pertanian, TNI, Polri, Kargo barang, serta instansi vertikal lainnya.
Dalam melakukan pengawasan, BKIPM Kota Baubau bakal memeriksa pemudik yang membawa jenis ikan. Arsal akan menurunkan dua anggotanya untuk berjaga di posko gabungan yang sudah disediakan oleh pihak pelabuhan.
“Kalau BKIPM, kapasitasnya mendukung kegiatan itu dengan cara menempatkan personil satu dua orang untuk standby di posko gabungan yang disediakan pihak pelabuhan, selama kurang lebih 15 hari sebelum dan setelah lebaran, untuk menjaga lalu lintas pemudik,” tuturnya.
Ia berharap, masyarakat sadar akan perlindungan ikan. Jika dikemudian hari ditemukan ada yang melanggar, maka akan disangsi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berharap agar masyarakat lebih sadar lagi akan komiditi hewan yang dilindungi seperti bibit lopster, bibit-bibit telur, ikan napoleon. Apabila ditemukan, kami akan melakukan tindakan kegiatan itu,” tandasnya. (#)

