Peliput: Zul
BAUBAU, BP- Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pertanian (Distan) terus menggenjot pengembangan saran prasarana pertanian di Kota Baubau. Anggarannya mencapai Rp 1,9 Miliar.
Kepala Distan Kota Baubau melalui Kabid Prasarana Sarana dan Pertanian, Hilman mengungkapkan, anggaran tersebut diambil dari APBD Kota Baubau. Sasarannya, sejumlah kelurahan yang merupakan wilayah pertanian.
Rencananya, anggaran tersebut dialokasikan untuk pembuatan jalan tani dan jalan produksi di Kecamatan Sorawolio dan Betoambari, Murhum, dan Bungi.
“Pembuatan jalan usaha tani di Ngkaring-karing, jalan lingkungan di Kecamatan Betoambari, pembangunan jalan produksi di Kecamatan Murhum, pembangunan jalan produksi di Keluarahan Tampuna, saung tani di Kelurahan Liabuku, serta pembagunan jalan produksi dan Cultifator di Kecamatan Sorawolio,” Ungkapnya.
Untuk pengadaan Cultifator, jelas Hilman, dikhususkan untuk pengolaan lahan di Kecamatan Sorawolio, mengingat sebagian besar lahan di Kecamatan Sorawolio merupakan lahan kering.
“Cultifator ini untuk mempermudah pengolahan lahan kering,” tuturnya.
Distan berharap, dengan adanya Cultifator di Kecamatan Sorawolio dapat meningkatkan produktifitas pelaku usaha pertanian dalam pengelolaan pertanian. “Setidaknya faktor pengelolaan lahan dapat teratasi dengan baik,” harapnya. (#)

