Peliput: LM Syahrul
BAUBAU, BP- Wakil Walikota La Ode Ahmad Monianse meresmikan pasar murah yang bertempat di alun-alun Stadion Betoambari. Pada kegiatan itu Monianse menyerahkan kupon kepada masyarakat yang tidak mampu.
Monianse saat diwawancarai awak media mengatakan, pemerintah bersama instansi terkait menyediakan barang kebutuhan yang harganya terjangkau oleh masyarakat. Pelaksanaan pasar murah itu selama 10 hari di tiga tempat.
“Pelaksanaan kegiatan pasar murah pemabagian waktunya sudah ditentukan dan disepakati bersama. Empat hari disini, di Kotamara tiga hari dan lembah hijau tiga hari,” jelasnya.
Terkait jumlah kupon yang dibagikan kepada masyarakat, telah didata oleh instansi terkait. Kupon yang dibagikan bukan hanya 2000 lembar seperti perkiraan awal, namun hingga 4700 kupon yang dibagikan.
“Tentunya dengan diklasifikasi yang layak dengan menggunakan data-data yang valid, misalnya keluarga miskin,” katanya.
Lanjutnya, harga yang dijual oleh para distributor di pasar murah itu berbeda dengan harga yang ada di pasaran. Misalnya harga beras ada selisih harga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu, atau telur dengan selisih harga Rp 4 ribu hingga Rp 6 ribu dari harga pasaran.
“Semua harga yang ada di pasar murah sama. Yang membedakan dengan masyarakat yang medapatkan kupon, mereka mendapatkan subsidi langsung dari pemerintah untuk bisa berbelanja di pasar murah,” ujarnya.
Sementara itu Sekda Roni Muchatar menambahkan, pasar murah diadakan Pemerintah Kota Baubau untuk mengantisipasi mahal dan langkanya bahan kebutuhan pokok jelang lebaran.
“Pasar murah ini diadakan hanya untuk merespon harga-harga kebutuhan pokok, sehingga bisa terpenuhi dengan harga murah dan terjangkau,” tambahnya. (#)

