F4.3 Aktivitas di TPA Wakonti

Peliput: LM Syahrul

BAUBAU, BP- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Baubau sesuai standar dan layak pakai.

Kepala DLH Kota Baubau melalui Kasi Penanganan Sampah LM Asafaat mengatakan, TPA sampah di Kota Baubau sudah dicek langsung Pemerintah Provinsi. Hasilnya, dinyatakan lulus seleksi dan layak pakai.

“TPA kita ini layak. Kita punya TPA ini itu dari provinsi yang langsung yang cek. Memang lokasinya itu standar betul,” katanya.

Menurut Pemerintah Provinsi, jelas Asafaat, TPA Kota Baubau mempunyai prosedur yang jelas. Bank sampahnya juga berjalan maksimal. “Melalui kajian dia (TPA-red) standar, karena lokasinya juga tidak jauh,” ujarnya.

Mengatisipasi penuhnya TPA, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berencana membebaskan lahan di sekitaran TPA. Namun hal tersebut kini masih dalam pengkajian lebih dalam oleh DLH.

“Lagian masih banyak tanah kosong akan ada pembebasan lahan, lokasi tanahnya itu jurang dan tidak produktif,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya mencatat volume sampah di Kota Baubau pada bulan ramadan meningkat. Banyaknya sampah dikarenakan kebutuhan masyarakat di bulan ramadan meningkat.

“Ada peningkatan sampah di bulan ramadhan ini sekitar 40-100 volume sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA),” jelasnya.

Dibeberkan, wilayah Kota Baubau yang padat sampah, selain pasar yakni kawasan Lorong Kehutanan dan Perumahan Medibrata. Pasalnya, di area tersebut belum tersedia Tempat Penampungan Sementara (TPS).

“Yang padat sampah itu di Lorong Kehutanan dan juga di Medibrata, karena di situ belum ada TPS,” bebernya.

Kendati demikian, DLH terus memaksimalkan armada pengangkutan sampah. Tiap pagi dan sore, petugas sampah terus menyisir kawasan tersebut. Diharapkan, sistem persampahan di Kota Baubau terus efektif. (#)

Visited 2 times, 1 visit(s) today