Usulkan Peruntukan Dana BOS Bakal Efesiensi Belanja Server
BAUBAU, BP- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau kesulitan mengajukan usulan terkait peruntukan dana Biaya Oprasional Sekolah (BOS) ke tim Manejemen BOS Pusat, bakal efesiensi penganggaran guna memenuhi ketersediaan fasilitas Komputer dan Server sebagai media penunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah sekolah.
Sekretaris Disdikbud Kota Baubau Kasman SPd MPd saat dikonfirmasi Baubau Post, Selasa (23/07) menjelaskan target Disdikbud tahun pelajaran baru 2019/2020, seluruh sekolah tingkat SMP Negeri harus melaksanakan UNBK. Kendati demikian, masih ada beberapa sekolah yang minim akan ketersediaan fasilitas komputer, utamanya server.
Pasalnya, dana BOS yang biasanya dianggarkan sebagai biaya oprasional belanja fasilitas penunjang proses belajar mengajar (PBM) di sekolah, tidak dapat digunakan untuk memenuhi ketersediaan server bakal efesiensi pelaksanaan UNBK.
” Kalau untuk komputer, bisa saling melengkapi antara sekolah yang cukup komputer dengan sekolah yang masih kekurangan. Namun yang menjadi kendala ialah server, pasalnya sekolah susah membeli server karena tidak bisa dibeli melalui dana BOS,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, pihak Disdikbud telah mengkoordinasi tim Manejemen BOS Pusat, guna mengoptimalkan sebagian anggaran dana BOS bakal pemenuhan server yang menjadi salah satu sarana pendukung pemaksimalan UNBK. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum direalisasikan.
” Kita sudah koordinasikan dengan tim Menejemen BOS Pusat. Namun sampai saat ini belum dibisakan untuk beli server melaui dana BOS,” ungkapnya.
Sebagai langka antisipasi, pihak Disdikbud akan membangun kerja sama dengan beberapa SMA/SMK yang memiliki fasilitas komputer memadai guna memaksimalkan pelaksanaan UNBK.
” Bisa saja besok lusa kita akan bekerja sama dengan SMA/SMK yang sudah lengkap servernya,” tutupnya (*)
Peliput: Arianto W

