F6.0 Sosialisasi yang digelar UPTD Samsat Baubau di Kelurahan Wale

BAUBAU, BP – Kesadaran masyarakat di Kota Baubau terhadap pajak kendaraan masih cukup rendah. Hingga saat ini yang tercatat masih ada sekitar 47 ribu pemilik kendaraan bermotor yang belum membayar pajaknya.

Namun menurut Kepala Unit Pelaksana Teknik Badan (UPTB) Samsat Baubau Edi Muthalib, data ini masih bisa berubah. Pihaknya masih melakukan pemetaan kendaraan.

“Tapi yang saya tahu kemarin itu kurang lebih 47 ribu kendaraan khusus kode G yang belum, sementara yang membayar kurang lebih 10 ribuan,” sebutnya dalam sosialisasi yang digelar di Kelurahan Wale, Kamis (25/07).

Sosialisasi yang digelar bersama Jasa Raharja tersebut, dalam rangka mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta penerimaan pajak kendaraan bermotor maupun kendaraan alat berat sebagai penerimaan bagi hasil.

Lanjut Edi, setelah dipelajari rata-rata kendaraan banyak yang belum dilunasi pajaknya. Sehingga dengan sosialisasi ini diharapkan dapat menghimpun langkah-langkah secara lebih efektif.

“Pengalaman di lapangan kita lakukan razia itu tidak bisa menjaring secara keseluruhan, karena biasa pengendara ketika melihat razia langsung memutar kembali, akhirnya lolos dari razia. Tapi kalau dengan cara seperti ini kita langsung ke alamat itu langsung sudah sangat jelas,” paparnya.
Pihaknya juga akan memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor karena sudah menggunakan sistem komputerisasi. Berbeda dengan dahulu yang masih menggunakan sistem manual, sehingga memperlambat proses pembayaran.

“Harapan kami dengan sosialisasi ini bagi masyarakat yang mempunyai kendaraan bermotor, tanpa kita kunjungi muncul kesadaran sendiri bahwa kita sudah menjadi target,” tandasnya. (#)

Peliput: Saiful

Visited 1 times, 1 visit(s) today