Peliput: Arianto W Editor: Hasrin Ilmi
BAUBAU, BP- Genjot efektivitas belajar daring di tengah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) banyak cara atau metode yang bisa digunakan untuk mengefesiensikan proses belajar mengajar (PBM). Namun, SMKN 2 Baubau memilih gunakan alternatif aplikasi WhatsApp Grub.
Demikian diungkapkan Kepala SMKN 2 Baubau La Safini SPd kepada Baubau Post saat ditemui di ruangan kerjanya beberapa waktu lalu.
Dikatakan, untuk proses belajar daring salah satunya menggunakan fitur/aplikasi pendidikan yang telah disiapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, seperti Rumah Belajar dan lain-lain.

Namun, untuk di SMKN 2 Baubau sendiri masih menggunakan Aplikasi WhatsApp, dimana siswa akan dirangkul dalam satu wadah grub khusus, dibuat secara internal berdasarkan masing-masing kelas.
” Silahkan guru-guru bidang studi menggunakan WA Grub. Tapi mereka harus menyampaikan kepada siswa bahwa didalam sistem belajar daring ini ada program, jadwal kegiatan, dan daftar hadir yang nantinya akan dilaporkan kepada pihak sekolah,” jelasnya.
Diketahui, kebijakan ini akan diefektifkan pada awal masuk Tahun Pelajaran baru 2020/2021 yang ditetapkan 13 Juli mendatang.
Kemudian, bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas Handphone (Hp) berbasis Android maka diwajibkan mengambil buku paket di sekolah agar dapat dipelajari di rumah.
” Nanti guru mata pelajaran atau wali kelas yang akan datang memantau perkembangan belajarnya di rumah,” pungkas Safini. (*)

