SULTRA,BP– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki tahun 2026 dengan penegasan arah kerja yang lebih progresif bagi aparatur sipil negara (ASN). Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., menegaskan bahwa seluruh ASN harus menjadikan tahun 2026 sebagai titik balik pengabdian dan perubahan cara kerja untuk memperkuat pelayanan publik di daerah. “Tegaskan 2026, Wagub Sultra Hugua Minta ASN Tingkatkan Pengabdian dan Kinerja,”

Penekanan tersebut disampaikan Hugua saat memimpin Apel Gabungan ASN di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (5/1/2026). Apel perdana tahun ini dihadiri ribuan ASN dari seluruh instansi, mulai dari Sekda Provinsi Sultra, staf ahli gubernur, para asisten Sekda, kepala OPD, hingga pejabat struktural dan fungsional.
Dalam amanatnya, Hugua menyoroti pentingnya disiplin, keterhubungan antarinstansi, serta semangat kolektif sebagai modal utama memperbaiki kualitas birokrasi. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak dapat ditingkatkan tanpa langkah perubahan yang terukur dan dilakukan bersama.
Menurut Hugua, pola pikir individualistik yang masih ditemukan di beberapa sektor harus digeser menuju budaya kerja kolaboratif. Ia menyebut kolaborasi sebagai prinsip penting dalam manajemen pemerintahan modern, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Wagub juga menyoroti perlunya keseimbangan antara profesionalisme dan spiritualitas. Ia mengimbau ASN untuk menjaga kualitas ibadah, memperbaiki hubungan dengan sesama, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, karakter ASN yang baik lahir dari nilai-nilai moral yang terpelihara.
Hugua turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD dan pemerintah kabupaten/kota di 17 daerah se-Sultra atas kontribusi mereka selama tahun 2025. Ia menilai kekompakan lintas daerah menjadi salah satu alasan stabilitas pembangunan dapat terjaga sepanjang tahun lalu.
Capaian signifikan juga ditunjukkan melalui realisasi anggaran daerah yang menembus 88,64 persen pada 2025. Menurut Hugua, angka tersebut layak diapresiasi meskipun masih terdapat ruang perbaikan. Upaya efisiensi yang dilakukan sepanjang tahun juga disebut sebagai bukti pengabdian ASN dalam menjaga tata kelola pemerintahan.
Dalam kesempatan yang sama, Hugua mengulas kinerja Pemprov Sultra terkait Reformasi Birokrasi, daya saing daerah, dan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Ia menyebut hasil evaluasi Reformasi Birokrasi 2025 yang diumumkan awal tahun 2026 menunjukkan hasil yang cukup baik bagi Sultra.
Keberhasilan tersebut, kata Hugua, perlu dilanjutkan pada 2026 melalui konsistensi kerja, peningkatan pengawasan internal, serta percepatan layanan berbasis digital. Ia menekankan bahwa dunia pemerintahan tidak lagi dapat bertumpu pada pola lama yang tidak produktif.
Di hadapan ribuan ASN, Hugua menegaskan bahwa masa depan Sulawesi Tenggara ditentukan oleh kerja hari ini, bukan sekadar rencana esok hari. Ia meminta ASN tidak menunda pekerjaan serta menjaga integritas sebagai pelayan masyarakat.
Sebagai bagian dari tradisi awal tahun, Hugua mengingatkan kembali peran historis ASN sebagai unsur aparatur negara yang telah diatur sejak Undang-Undang Kepegawaian pertama kali diterbitkan pada 1974. Seiring perkembangan zaman, reformasi birokrasi terus dilakukan secara nasional, termasuk melalui UU ASN Tahun 2014 yang menuntut profesionalisme tinggi, akuntabilitas, dan pelayanan prima.
baca juga:
- Gubernur Andi Sumangerukka Meluncurkan 39 Program Quick Win 100 Hari ASR-Hugua Saat…
- Mutasi Polri Maret 2025: Update Daftar Kapolda yang Dirombak, Tujuh Kapolres di Sultra Berganti, Ada Kapolres Baubau..
Ia mengatakan bahwa transformasi yang diharapkan pada 2026 merupakan lanjutan dari berbagai capaian nasional, seperti peningkatan indeks Reformasi Birokrasi dan integrasi layanan digital pemerintah melalui SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) yang tengah digenjot secara nasional.
“Semangat saya lihat dari wajah saudara-saudara. Mari jadikan 2026 sebagai tahun transformasi, tahun pengabdian, dan tahun produktivitas,” tegasnya.
Di akhir amanat, ia kembali mengajak ASN untuk memberikan kemampuan terbaik bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. “Hari ini kita bekerja, hari ini kita berikan yang terbaik. Jangan menunggu besok,” pungkasnya.(*)
baca berita lainnya:
Gubernur Sultra ASR dan Wakilnya Hugua Gelar Buka Puasa Bersama, Terima kasih Atas Dukungan Masyarakat Sulawesi Tenggara

Dalam acara ini, turut hadir Ketua DPRD Prov. Sultra, Forkopimda bersama Istri, Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD Lingkup Pemprov. Sultra bersama istri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, serta pejabat terkait. Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, Mantan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, juga hadir dalam kesempatan tersebut, yang mendapat apresiasi langsung dari Gubernur ASR.
Perkenalan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara
Dalam sambutannya, Gubernur ASR memperkenalkan diri bersama istri, Arinta Anila Apsari, beserta putra-putri mereka. ASR yang lahir di Sulawesi Selatan, namun besar di Sulawesi Tenggara, menceritakan perjalanan kariernya di dunia militer hingga akhirnya dipercaya sebagai pemimpin daerah.
“Saya sudah bertugas di berbagai tempat, dari Komandan Batalyon hingga Pangdam. Namun, kembali ke Sulawesi Tenggara sebagai gubernur adalah amanah yang harus saya jalankan sebaik-baiknya,” ujar ASR.
Gubernur juga mengenang perjalanan hidupnya, termasuk kisah pertemuan dengan sang istri yang terjadi saat dirinya berdinas sebagai perwira militer. Dalam kesempatan itu, ASR menegaskan komitmennya untuk bekerja keras demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, juga turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan berharap kepemimpinan Gubernur ASR akan membawa perubahan positif bagi Sulawesi Tenggara.
“Di balik keberhasilan seorang pemimpin, ada perempuan hebat yang mendukungnya. Saya yakin, bersama-sama kita bisa membangun daerah ini lebih baik lagi,” ungkap Hugua.
Acara ini diawali dengan kultum yang memberikan pesan-pesan Ramadan kepada seluruh tamu undangan. Setelah itu, para hadirin melaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah.
Momentum kebersamaan semakin terasa saat perkenalan resmi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra dilakukan. Para tamu undangan kemudian menikmati makan malam bersama sebelum melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Harapan dan Komitmen Kepemimpinan ASR-Hugua
Dalam sambutannya, ASR menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Hugua akan berorientasi pada kerja nyata dan sinergi dengan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak untuk menjalankan program pembangunan di Sulawesi Tenggara.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan semua pihak agar amanah ini bisa dijalankan dengan baik. Kami akan berusaha keras agar kepemimpinan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup ASR.
baca juga:
- Berikut Agenda ASR-Hugua Tiba di Sultra Mulai Dari Penyambutan, Serah Terima Jabatan Gubernur dan…
- Gubernur Sultra ASR dan Wakilnya Hugua Teken Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja 2025
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan momentum Ramadan dapat menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan dalam membangun Sulawesi Tenggara yang lebih baik.(*)

