Bacakan Sambutan Wali Kota Baubau, Sekda La Ode Darussalam Buka Mubes Pertama Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau, H Yusran Fahim Dorong Sinergi Bangun Kota BaubauBacakan Sambutan Wali Kota Baubau, Sekda La Ode Darussalam Buka Mubes Pertama Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau, H Yusran Fahim Dorong Sinergi Bangun Kota Baubau

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM  — Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim mengajak keluarga besar Buton Tengah (KKBT) Kota Baubau memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas, serta bersinergi dengan Pemerintah Kota Baubau dalam mendukung pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam saat membacakan sambutan wali kota pada Musyawarah Besar (Mubes) pertama KKBT Kota Baubau, Sabtu, 26 September 2026, diawali dengan membacakan pesan “Menembus gelombang, membawa hasil lautan, dari ikatan keluarga makin berkembang. Saling menjaga, jaga persatuan satu pikiran.” “Bacakan Sambutan Wali Kota Baubau, Sekda La Ode Darussalam Buka Mubes Pertama Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau, H Yusran Fahim Dorong Sinergi Bangun Kota Baubau,”

Bacakan Sambutan Wali Kota Baubau, Sekda La Ode Darussalam Buka Mubes Pertama Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau, H Yusran Fahim Dorong Sinergi Bangun Kota Baubau
Bacakan Sambutan Wali Kota Baubau, Sekda La Ode Darussalam Buka Mubes Pertama Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau, H Yusran Fahim Dorong Sinergi Bangun Kota Baubau

Selanjutnya La Ode Darussalam menjelaskan Wali Kota Yusran Fahim berhalangan hadir karena mengalami kendala perjalanan dari Jakarta menuju Baubau. Pesawat yang ditumpanginya dari Jakarta tiba di Makassar sekitar pukul 12.00 WITA, sementara penerbangan lanjutan menuju Baubau baru dapat dilakukan pada sore hari.

Selain wali kota, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu juga sedang berada di Jakarta untuk menjalankan tugas. Karena itu, La Ode Darussalam mendapat mandat untuk menyampaikan sambutan tersebut di hadapan peserta Mubes KKBT.

Dalam sambutannya, Yusran Fahim menyebut Mubes pertama KKBT Kota Baubau bukan sekadar agenda untuk memilih ketua dan kepengurusan organisasi. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh persatuan warga Buton Tengah, sekaligus membangun kontribusi bersama bagi Kota Baubau.

“Atas nama Pemerintah Kota Baubau dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat dan sukses atas diselenggarakannya Mubes pertama KKBT Kota Baubau ini,” kata Yusran dalam sambutan yang dibacakan La Ode Darussalam.

Yusran mengatakan, warga asal Buton Tengah merupakan salah satu kelompok masyarakat dengan populasi besar yang hidup, tumbuh, dan berkarya di Kota Baubau. Kontribusi mereka terlihat dalam berbagai bidang, antara lain perdagangan, pendidikan, jasa, pemerintahan, hingga lembaga legislatif.

Ia menilai keberagaman masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang dan rumpun keluarga merupakan kekayaan bagi Kota Baubau. Karena itu, keluarga besar Buton Tengah diminta terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah melalui dukungan, pemikiran, serta partisipasi dalam berbagai program pembangunan.

Selain memperkuat kolaborasi, H Yusran Fahim meminta masyarakat Buton Tengah ikut menjaga keamanan, ketenteraman, dan toleransi di Kota Baubau. Sebagai salah satu kelompok masyarakat yang cukup besar, warga Buton Tengah dinilai memiliki peran penting dalam menjaga suasana kota tetap aman dan kondusif.

H Yusran Fahim juga berharap Mubes pertama KKBT menghasilkan kepengurusan yang amanah serta program kerja konkret. Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar Buton Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Baubau secara keseluruhan.

“Pemerintah Kota Baubau tidak dapat bekerja sendiri. Mari kita bergandengan tangan membangun Kota Baubau tanpa sekat ras, suku, agama, dan bahasa,” ujarnya.

Dalam pembacaan sambutan itu, La Ode Darussalam turut menyampaikan kedekatan personalnya dengan keluarga besar Buton Tengah. Ia menyebut dirinya memiliki hubungan kekeluargaan dengan masyarakat Buton Tengah sehingga merasa menjadi bagian dari keluarga tersebut.

baca juga:

Cakupan JKN Capai 98,6 Persen, Mutu Pelayanan Faskes Jadi Perhatian …
Mau Dikirim ke Buton Tengah , Modus Baru Rokok Ilega Dikemas sebagai ATK dalam Truk Ekspedisi, Polres Baubau Amankan 11.790 Bungkus Rokok Tanpa Cukai

Pemerintah Kota Baubau, lanjut Yusran, memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada masyarakat Buton Tengah yang selama ini ikut mendukung berbagai program pembangunan daerah. Mubes Pertama KKBT Kota Baubau kemudian secara resmi dibuka setelah sambutan tersebut disampaikan La Ode Darussalam.

” Bersatu kita membangun daerah, masyarakat Buton Tengah aman, damai dan sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Wali Kota Baubau.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM- — Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Buton Tengah (KKBT) pertama di Kota Baubau menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan gagasan tokoh dan masyarakat asal Buton Tengah yang berdomisili di Kota Baubau. “MUBES Perdana Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau Jadi Momentum Satukan Tokoh dan Masyarakat, Ketupat Nurman: Mari Kerja Bersama,”

MUBES Perdana Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau Jadi Momentum Satukan Tokoh dan Masyarakat, Ketupat Nurman: Mari Kerja Bersama
MUBES Perdana Kerukunan Keluarga Buton Tengah Kota Baubau Jadi Momentum Satukan Tokoh dan Masyarakat, Ketupat Nurman: Mari Kerja Bersama

Hal itu disampaikan Ketua Panitia (Ketuat) Nurman, SE MSi., dalam sambutannya pada Mubes pertama KKBT Kota Baubau yang digelar di Gedung Arasalana, Kota Baubau, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri tokoh dan masyarakat dari tujuh kecamatan di Kabupaten Buton Tengah yang kini berdomisili di Kota Baubau.

Nurman mengatakan, pembentukan kerukunan tersebut berangkat dari keinginan untuk menghadirkan wadah yang dapat mempererat hubungan antartokoh dan masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau. Menurut dia, wadah bersama diperlukan agar komunikasi dan silaturahmi dapat dilakukan secara lebih intensif.

Gagasan tersebut mulai dirintis sejumlah generasi muda pada 6 Juni 2026 di Kota Baubau. Pertemuan itu menjadi awal pembahasan atas kegelisahan sebagian tokoh masyarakat mengenai belum terbentuknya wadah kerukunan keluarga Buton Tengah di Kota Baubau.

“Kenapa kita tidak mulai dari kalangan generasi muda? Selanjutnya kita bangun silaturahmi, komunikasi kepada tokoh-tokoh, kita minta nasihat dan kesediaan para tokoh untuk sama-sama kita minta restu membentuk Kerukunan Buton Tengah ini,” kata Nurman.

Setelah pertemuan tersebut, panitia kemudian melakukan silaturahmi dari rumah ke rumah untuk meminta nasihat, petunjuk, harapan, dan doa dari sejumlah tokoh. Di antaranya Ali Opa, H Samahuddin, H Radeni, Mursal Zubair, Kompol Suryadi, Baharuddin, Haji Mansur, H Ridwan, serta tokoh masyarakat lainnya.

Menurut Nurman, seluruh tokoh yang ditemui memberikan dukungan terhadap gagasan pembentukan kerukunan. Dukungan tersebut kemudian menjadi salah satu kekuatan bagi panitia untuk melanjutkan proses hingga terlaksananya Mubes pertama.

“Semua tokoh bersepakat, bersatu mengatakan: lakukan, ucapkan Bismillah, kita mulai pergerakan ini untuk membentuk kerukunan keluarga yang ada di Kota Baubau ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembentukan KKBT Kota Baubau setidaknya memiliki sejumlah tujuan. Pertama, menciptakan hubungan silaturahmi yang lebih kuat di antara tokoh dan masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau. Kedua, memperkokoh semangat persaudaraan, pertemanan, dan persahabatan melalui wadah bersama.

Selain itu, KKBT Kota Baubau diharapkan dapat menjadi ruang untuk menghimpun ide dan gagasan masyarakat Buton Tengah dalam mendukung pembangunan Kota Baubau. Hal tersebut sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Mari Kerja Bersama”, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu pemerintah daerah menyukseskan visi dan misi Wali Kota Baubau bersama Wakil Wali Kota Baubau.

Nurman juga menekankan bahwa Mubes pertama tersebut merupakan tonggak sejarah baru bagi masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau. Pertemuan itu tidak hanya menjadi forum musyawarah, tetapi juga mempertemukan kembali masyarakat yang dalam beberapa kasus telah lama tidak berjumpa.

“Ini tonggak sejarah baru bagi kita semua. Karena pada hari ini kita berhimpun, terkumpul dalam rangka melaksanakan musyawarah, membangun silaturahmi di antara semua tokoh dan masyarakat Kabupaten Buton Tengah yang ada di Kota Baubau ini,” tuturnya.

Nurman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Baubau, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Buton Tengah yang telah mendukung pelaksanaan Mubes. Ia mengatakan, pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari iuran tokoh dan masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau yang diberikan secara sukarela.

Ia menuturkan, dukungan masyarakat bahkan datang tanpa panitia harus mendatangi satu per satu rumah tokoh untuk meminta bantuan. Sejumlah tokoh dan masyarakat justru menghubungi panitia dan meminta nomor rekening untuk menyalurkan dukungan secara sukarela.

“Untuk itu, saya atas nama panitia mewakili semua rekan-rekan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Baubau yang telah mendukung kami dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Nurman.

baca juga:

  1. Tiga Titik Api Kembali Muncul di Bukit Wantiro Baubau, Tim Gabungan Bergerak, Medan Tebing …
  2. Mau Dikirim ke Buton Tengah , Modus Baru Rokok Ilega Dikemas sebagai ATK dalam Truk Ekspedisi, Polres Baubau Amankan 11.790 Bungkus Rokok Tanpa Cukai

Dalam sambutannya, Nurman juga mengajak seluruh peserta menjadikan Mubes pertama tersebut sebagai awal untuk menyatukan pemikiran, pendapat, dan hati dalam membangun KKBT. Ia berharap proses musyawarah berlangsung aman, damai, dan tertib serta menghasilkan wadah yang mampu memperkuat persaudaraan masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau.(*)

 

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *