BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM — Panggung Tasyakuran Milad ke-45 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026), menjadi ruang bagi BKMT Kabupaten Buton Selatan memperkenalkan potensi daerah melalui penampilan paduan suara. Di hadapan ribuan peserta dari berbagai wilayah Indonesia, rombongan Buton Selatan tampil dengan mengedepankan kekompakan dan nuansa keagamaan. “Bupati H Muh Adios Bangga BKMT Buton Selatan Tampil Memukau dan Juara di Panggung Nasional GBK, Bukti Potensi Daerah Tak Kalah,”

Keikutsertaan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios yang hadir mendampingi rombongan bersama Ketua Pembina BKMT Buton Selatan, Hj. Siti Norma Adios. Bagi Adios, penampilan di panggung nasional bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga kesempatan menunjukkan bahwa masyarakat Buton Selatan memiliki potensi yang dapat tampil di ruang publik berskala nasional.
“Saya sangat bangga dan terharu melihat ibu-ibu BKMT Buton Selatan tampil di panggung Gelora Bung Karno. Ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan bukti nyata bahwa potensi, bakat, dan semangat masyarakat kita tidak kalah dengan daerah mana pun,” kata Adios.
Menurut Adios, kehadiran BKMT Buton Selatan di Jakarta sekaligus membawa nama daerah ke tengah komunitas BKMT dari berbagai penjuru Indonesia. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, kata dia, akan terus mendukung aktivitas BKMT dalam membina keluarga, mempererat persaudaraan, serta menggerakkan kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Ketua Pembina BKMT Buton Selatan Hj. Siti Norma Adios mengatakan kesempatan tampil di GBK menjadi kebanggaan bagi seluruh rombongan. Ia memandang kehadiran mereka di Jakarta sebagai bagian dari upaya membawa semangat persaudaraan dan pengabdian masyarakat Buton Selatan ke tingkat yang lebih luas. “Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa semangat persaudaraan, keagamaan, dan pengabdian yang tumbuh di kampung halaman mampu menjangkau hingga ke ibu kota,” ujarnya.
Milad ke-45 tersebut juga memiliki konteks historis bagi organisasi. BKMT secara nasional lahir pada 1 Januari 1981 di Pesantren Putri As-Syafi’iyah, Jakarta, atas prakarsa Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah. Sejumlah sumber sejarah BKMT mencatat pertemuan pembentukan organisasi itu dihadiri sekitar 1.500 orang yang mewakili ratusan majelis taklim dari Jakarta dan sekitarnya. Sejak itu, BKMT berkembang menjadi wadah komunikasi, pembinaan, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Empat puluh lima tahun kemudian, panggung GBK kembali menjadi bagian dari perjalanan sejarah BKMT. Bagi rombongan Buton Selatan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa aktivitas majelis taklim tidak berhenti pada kegiatan pengajian, tetapi juga dapat berkembang melalui seni, kebersamaan, pendidikan, dan pengabdian sosial. “Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi. Buton Selatan bangga pada kalian,” ujar Adios.
baca juga:
- Stunting Lapandewa Masih 28,7 Persen, SMA Negeri 1 Lapandewa Perkuat Gerakan Cegah Stunting
- Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Dorong Budaya Siaga Bencana di Tengah Ancaman Gempa dan Cuaca
Perjalanan BKMT dari forum yang dibentuk di Jakarta pada 1981 hingga berkembang di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan perubahan skala gerakan majelis taklim dalam rentang lebih dari empat dekade. Penampilan BKMT Buton Selatan pada Milad ke-45 menjadi bagian dari perjalanan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa potensi masyarakat daerah dapat hadir dan dikenal dalam ruang kebangsaan.(*)
baca berita lainnya:
BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Buton Selatan meraih Juara 1 Lomba Paduan Suara pada Grand Final BKMT Festival tingkat nasional di Gedung Serbaguna (SG2) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Prestasi tersebut menempatkan Buton Selatan di posisi teratas, mengungguli BKMT Sumatera Selatan dan BKMT Sulawesi Utara. “BKMT Buton Selatan Juara Nasional, Harumkan Nama Sulawesi Tenggara di Jakarta,”

Keberhasilan itu diperoleh setelah tim Buton Selatan melalui tahapan kompetisi di tingkat Sulawesi Tenggara. Pada April 2026, mereka lebih dahulu menjadi juara Lomba Paduan Suara Himne dan Mars BKMT tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil tersebut mengantarkan BKMT Buton Selatan sebagai wakil Sultra dalam kompetisi nasional.
Ketua BKMT Buton Selatan, Hj. Sitti Norma Adios, memimpin langsung rombongan dalam perjalanan ke Jakarta. Ia menyebut capaian tersebut tidak semata-mata menjadi keberhasilan organisasi, tetapi juga menunjukkan hasil kerja bersama para anggota majelis taklim yang membawa identitas daerah ke tingkat nasional.
“Ini bukan sekadar piala atau kemenangan. Ini adalah bukti bahwa semangat keagamaan, persaudaraan, dan kerja keras ibu-ibu di Buton Selatan mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat nasional,” kata Sitti Norma Adios.
Kemenangan itu menjadi bagian dari rangkaian Muktamar X BKMT, Grand Final BKMT Festival, dan Tasyakur Milad ke-45 BKMT yang berlangsung 24–26 September 2026. Selain paduan suara, festival tersebut mempertandingkan Mars BKMT, MTQ, pidato, dan seni rebana qasidah. Pada rangkaian yang sama, Muktamar X BKMT membahas pertanggungjawaban kepengurusan 2021–2026, program kerja, sidang komisi, serta pelantikan pengurus periode 2026–2031.

Secara historis, BKMT merupakan wadah nasional yang berkembang dari aktivitas majelis taklim di tengah masyarakat Indonesia. Organisasi ini kemudian menjadi ruang pembinaan keagamaan, pendidikan, sosial, dan silaturahmi bagi anggota majelis taklim di berbagai daerah. Perkembangan tersebut membuat kegiatan BKMT tidak hanya berorientasi pada pembinaan keagamaan, tetapi juga memberi ruang bagi ekspresi seni dan kebudayaan Islam, termasuk melalui festival dan perlombaan.
Setelah meraih gelar juara nasional, kontingen BKMT Buton Selatan dijadwalkan kembali tampil pada puncak Tasyakur Milad ke-45 BKMT di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). “Kami bangga bisa membawa nama Sulawesi Tenggara, khususnya Buton Selatan, dikenal di kancah bangsa,” ujar Sitti Norma Adios.
baca juga:
- 21 Calon Jemaah Haji Busel Tuntaskan Paspor, Geo-Visa Capai 50 Persen …
- Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi Minum TTD Serentak Cegah Anemia
Prestasi tersebut menambah catatan kiprah BKMT Buton Selatan sekaligus memperluas representasi Sulawesi Tenggara dalam kegiatan organisasi majelis taklim tingkat nasional. Bagi kontingen daerah, kemenangan di Jakarta menjadi hasil dari proses berjenjang, mulai dari kompetisi tingkat provinsi hingga tampil sebagai juara pada panggung nasional.(*)



