F9.1 ZainuddinZainuddin

Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Salah seorang tenaga honorer di salah satu badan pemerintahan Kabupaten Buton, Zainuddin, siap berkompetisi di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2018 untuk menjadi kepala Desa.

Keinginannya menjadi kepala desa karena melihat pertumbuhan ekonomi di masyarakat belum mencapai kesejahteraan secara maksimal, serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum termanfaatkan secara baik.

Kepada media ini Zainuddin mengatakan, kesiapanya maju menjadi kepala desa karena masyarakat Desa Ambua Togo belum mencapai kesejahteraan yang memadai.

“Saya siap maju menjadi kepala Desa di Desa Ambua Togo, visi dan misi saya ke depan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Zainuddin

Dikatakan, masyarakat Desa Ambua Togo Kecamatan Lasalimu Selatan sebagian besar berprofesi dibidang nelayan dan pertanian. Namun masyarakat petani hanya mengandalkan tanaman jangka panjang yang tidak membawa hasil setiap musimnya serta mengharapkan hasil perkebunan jangka pendek yang kadang diserang hama.

Demikian pula masyarakat nelayan, hanya mengandalkan perahu tradisional buatan lokal yang dilengkapi dengan jaring dan mata kail penangkap ikan alakadarnya.

Jika Zainuddin terpilih menjadi kepala desa, dirinya akan menjawab semua kekurangan yang ada di tengah tengah masyarakat, misalnya masyarakat yang berprofesi petani akan diadakan kabel strom dan accu. Sementara masyarakat nelayan diadakan kapal gay.

“Jadi kedepannya, Pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat, misalnya masyarakat nelayan kita mengadakan kapal gay dan masyarakat petani diadakan kebal strom dan accu,” Katanya

Bukan hanya itu, masyarakat Desa Ambua Togo kental dengan adat dan budaya tradisional yang selalu diperingati setiap tahunnya yakni budaya adat ” Togo Motonu”. Namun adat dan budaya yang diperingati secara regenarasi itu belum memiliki infrastruktur yang memadai serta belum diperkenalkan ke masyarakat luas yang pada akhirnya akan membawa nilai plus dan penghasilan masyarakat sekitar.

“Tentu kita akan memperkenalkan budaya dan ada Togo motonu ke masyarakat luas dengan cara mengadakan festival budaya setiap tahunnya dengan mengundang pemangku kepentingan, seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan dan tokoh pemuda,” tutupnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today