Peliput: Alyakin
PASARWAJO, baubaupost.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buton bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Peningkatan Produktifitas (BPP) Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar pelatihan dan pembinaan kewirausahaan. Hal ini untuk meningkatkan produktifitas nasional terhadap pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) pada masyarakat.
Kepala Disnaker Drs Harmin mengatakan, sebanyak 20 orang mendapatkan pelatihan. Ilmu pengetahuan yang diberikan penting untuk pengembangan wawasan wirausaha.
“Pelatihan itu bermanfaat untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi calon wirausaha maupun tenaga kerja pada perusahaan mikro, kecil dan menengah,” katanya. Pihaknya optimis, dengan pelatihan ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru serta dapat meningkatkan kapasitas wirausahawan.
Hal senada dikatakan Kepala UPTD BPP Sultra melalaui Kasubag TU Ir Hj Sukma, Warga Buton yang mau melakoni kewirausahaan maka perlu diberikan pelatihan. Sehingga mereka dapat membuka lapangan kerja yang baru dan bahkan kedepannya dapat membantu daerah. “Kita berikan pelatihan dan pembinaan, supaya mereka bisa membuka lapangan kerja baru juga kedepannya bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah,” katanya.
Kata dia, kegiatan pelatihan tersebut sengaja dilakukan dengan tujuan untuk memberikan inovasi dan motivasi kepada masyarakat, agar ilmu pengetahuan dan wawasannya khususnya di bidang kewirausahaan meningkat.
Dikatakan, jika warga Buton telah mengikuti pelatihan ini dan kedepannya berhasil, maka pemerintah bakal memberikan penghargaan terhadap pelaku usaha. Sehingga wirausahawan dituntut untuk kreatif dala mengelola usahanya. “Kualitas SDM menjadi faktor penentu dalam berwirausaha, olehnya itu pengembangan SDM perlau dilakukan secara terus menerus, salah satunya dengan pelatihan,” tandasnya. (*)

